Info Mudik 2015
Jelang Lebaran, Jalan di Singkil Rusak Parah
Dua pekan menjelang mudik lebaran 1436 hijriah, jalan menuju wilayah Kabupaten Aceh Singkil, masih rusak
SINGKIL - Dua pekan menjelang mudik lebaran 1436 hijriah, jalan menuju wilayah Kabupaten Aceh Singkil, masih rusak parah. Kondisi sebagian besar badan jalan mengalami amblas, aspalnya kupak-kapik, hingga tergenang air bercampur lumpur.
Berdasarkan pantauan Serambi, Sabtu (4/7), jalan amblas terdapat di lokasi Desa Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah. Di kawasan itu, badan jalan mengalami penurunan sekitar 50 sentimeter disertai aspal yang mengelupas. Penurunan badan jalan itu diduga akibat bobot kendaraan yang melintas melebihi kapasitas jalan.
Masih di desa yang sama, sekitar 100 meter sebelum pasar tradisional Rimo, pembangunan jembatan yang belum tuntas sejak tahun lalu juga menjadi hambatan para pengguna jalan. Beton lantai jembatan yang dibuat lebih tinggi agar terhindar dari banjir, kerap membuat kendaraan tersangkut.
Masuk ke pusat perkotaan di kawasan Rimo, di depan Bank Aceh, terdapat badan jalan yang membentuk lubang menganga lebih dari 25 sentimeter. Penimbunan yang dilakukan pemerintah maupun warga hanya bertahan sebentar, dan kini hjalan itu kembali membentuk lubang yang bisa menyebabkan jatuh korban.
Kerusakan jalan yang tak kalah parah sepanjang 30 meter lebih, mulai dari Kampung Baru, Singkil Utara hingga Singkil, ibu kota Aceh Singkil. Nyaris tidak ada badan jalan yang mulus, sepanjang jalan dipenuhi lubang menganga.
Kondisi ini memaksa pengemudi untuk waspada ketika berkendara menuju Aceh Singkil. Apalagi menjelang lebaran dan pascalebaran, dimana jumlah kendaraan yang melintas akan bertambah banyak, terutama sepeda motor. “Kami berharap pemerintah tanggap atas kondisi ini, dan tidak membiarkannya hingga jatuh korban,” kata Tarigan, sopir angkutan umum di Singkil.(de)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kendaraan-melintasi-jalan-amblas_20150705_084027.jpg)