Info Mudik 2015
3 Sepmor Tabrakan, 1 Tewas
Tabrakan maut yang melibatkan tiga sepeda motor (sepmor) terjadi di jalan Desa Lhok Meureubo, Kecamatan Lapang
* Tiga Lainnya Luka-Luka
LHOKSEUMAWE - Tabrakan maut yang melibatkan tiga sepeda motor (sepmor) terjadi di jalan Desa Lhok Meureubo, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Minggu (12/7) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibatnya, satu orang tewas di lokasi kejadian dan tiga lainnya luka-luka. Korban yang tewas adalah Muksalmina (17), remaja asal Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Sedangkan korban yang luka-luka yaitu Sarnifa (18) dan Furanda (18), warga Kuala Cangkoi, serta Dahlan (45), warga Desa Tanjung Dama, kecamatan yang sama.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi, melalui Kasat Lantas AKP Muhammadi Muhktari saat dikonfirmasi Serambi, Senin (13/7), menjelaskan, kejadian itu berawal ketika Furanda yang mengendarai
sepmor Yamaha V-ixion dan Sarnifa yang mengendarai Honda Vario dengan memboncengi Muksalmina pulang dari Lhoksukon. Saat itu kedua sepmor itu jalan bergandengan, dimana V-ixion berjalan di sebelah kiri dan Vario di sebelah kanan.
Lalu, menurutnya, dari arah berlawan datang sepmor Honda Kharisma yang dikendarai Dahlan. Akibatnya, Kharisma bersenggolan dengan Vario. Vario yang sudah oleng kemudian menyenggol Vixion. “Sehingga ketiga sepmor itu langsung jatuh,” ujarnya.
Saat jatuh, Muksalmina yang duduk di belakang Sarnifa diduga terpelanting dan kepalanya terbentur aspal. Sehingga, ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan tiga warga lainnya mengalami luka-luka. Tapi, setelah sempat dirawat beberapa saat, ketiga tidak perlu menjalani rawat inap.
“Setelah kejadian itu, warga langsung memberikan pertolongan kepada korban dan tak lama kemudian anggota kami juga datang ke lokasi,” ujar Kasat Lantas. Ditambahkan, ketiga sepmor itu sudah diamankan ke Pos Lantas Terminal Lhoksukon, Aceh Utara untuk proses hukum lanjutan.
Pada bagian lain, Kasat Lantas Polres Aceh Utara, AKP Muhammadi mengimbau pemudik dari Banda Aceh atau Medan yang kelelahan, silakan beristirahat di pos-pos pengamanan yang sudah disediakan polisi. Sebab, saat memasuki kawasan Aceh Utara, ia pastikan sopir sedang berada di kawasan titik jenuh mengemudi. Saat beristirahat, menurutnya, pemudik bisa memanfaatkan berbagai fasilitas termasuk alat pijat yang disediakan di pos tersebut.
Walaupun sejauh ini belum ada peningkatan jumlah kendaraan, tapi AKP Muhammadi memastikan pada sore hari terutama saat menjelang waktu berbuka puasa, arus lalu lintas di jalan makin padat. Sehingga rawan kecelakaan lalu lintas. “Karena itu kita harapkan pengendara tak ngebut-ngebutan di jalan, terutama pada sore hari. Kami minta semua pengguna tetap santai agar bisa selamat sampai tujuan,” demikian AKP Muhammadi.(bah)