Karyawan PT Bumi Flora 4 Bulan tak Terima Gaji
Puluhan karyawan dari perusahaan perkebunan sawit PT Bumi Flora di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur
IDI -Puluhan karyawan dari perusahaan perkebunan sawit PT Bumi Flora di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, sudah empat bulan tak dibayar gaji. Sehingga, para karyawan itu itu kini mengeluh karena banyak yang terjerat utang dan himpitan beban ekonomi keluarga.
Menurut seorang karyawan PT Bumi Flora, gaji yang belum dibayar perusahaan perkebunan itu adalah gaji bulan Maret, April, Mei dan bulan Juni 2015. Sedangkan karyawan belum terima gaji itu adalah dari berbagai tingkatan status, seperti Karyawan Harian Tetap (KHT), Karyawan Bulanan Tetap (KBT), dan Karyawan Harian Lepas (KHL) yang jumlahnya lebih kurang 69 orang.
Menurut karyawan, pada Maret 2015 pihak perusahaan hanya memberi pinjaman kepada semua karyawan, besar pinjamannya tergantung jenjang status pekerjaan karyawan tersebut. “Sejak Maret lalu karyawan sudah berulang kali menanyakan soal keterlambatan pembayaran gaji itu, tapi pihak perusahaan selalu beralasan uang belum dikirim dari kantor Medan,” ujar karyawan tersebut.
Diakui karyawan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H lalu, karyawan diberikan pinjaman uang perusahaan Rp 500.000 - Rp 1 juta/karyawan, dan besaran pinjaman itu disesuaikan dengan jenjang status pekerjaan karyawan. “Uang Rp 500.000 atau Rp 1 juta, mana cukup untuk memenuhi kebutahan persiapan lebaran untuk satu keluarga,” ujar karyawan tersebut.
Padahal, karyawan sangat mengharapkan agar gaji tersebut dibayar oleh perusahaan sebelum hari meugang hari Raya Idul Fitri. Ternyata harapan itu pupus sudah, malah hingga kini para karyawan itu sudah banyak yang terjerat utang demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga hari-hari. “Kami sangat mengharapkan agar perusahaan segera membayar gaji kami, sehingga kami dapat segera membayar utang,” tegas karyawan yang minta namanya tak dipublikasi.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha (KTU) PT Bumi Flora, Azhari Us, saat dikonfirmasi Serambi via telepon selularnya kemarin mengaku gaji karyawan sudah empat bulan belum dibayar. “Memang benar gaji karyawan belum dibayar empat bulan, cuma menjelang lebaran karyawan diberikan pinjaman dan THR saja,” katanya.
Saat ditanya alasan kenapa gaji karyawan bisa tertunggak hingga empat bulan, Azhari minta Serambi untuk menghubungi Bukhari selaku Konsultan Direksi Perusahaan PT Bumi Flora.
Bukhari Konsultan Direksi Perusahaan PT Bumi Flora, kepada Serambi mengatakan, dirinya tak mengetahui apa penyebab perusahaan belum membayar gaji karyawan. “Saya tidak ada hak apapun dalam hal pembayaran gaji karyawan, karena itu semua urusan kantor pusat Medan dan Jakarta,” ujar Bukhari yang mengaku dirinya juga hanya sebagai karyawan biasa.
Menurut Bukhari, kepada karyawan telah diberikan THR dan sebagian gaji karyawan mulai Rp 1,5 Juta-Rp 2 Juta. Jumlah tersebut berbeda dengan yang diakui karyawan dan Azhari KTU PT Bumi Flora yaitu pinjaman dan THR hanya dibayar Rp 500.000-Rp 1 juta untuk karyawan menjelang lebaran Idul Fitri yang baru lalu.(c49)