Selasa, 5 Mei 2026

MTQ Provinsi ke 32

Juara Umum MTQ Protes

Sekretaris Kafilah Aceh Utara, Muzakir Fuad memprotes panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)

Tayang:
Editor: bakri

* Tak Diberi Uang Pembinaan

SUKA MAKMUE - Sekretaris Kafilah Aceh Utara, Muzakir Fuad memprotes panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh ke-32 di Kabupaten Nagan Raya, karena hanya menyediakan uang pembinaan untuk juara per peserta, tapi tidak menyediakan uang pembinaan kepada kafilah yang menjadi juara umum.

“Kenapa untuk juara umum tidak diberi uang pembinaan. Kami sudah tanya kepada panitia, tapi mereka malah mengatakan tidak tahu. Seharusnya panitia menyediakan uang pembinaan. Karena panitia MTQ di tingkat kabupaten saja, biasanya menyediakan dana pembinaan untuk juara umum,” protesnya, melalui sambungan telepon kepada Serambi, Kamis (26/8) malam.

Seperti diketahui, kafilah Aceh Utara berhasil meraih juara umum pada MTQ Aceh kali ini. Sementara, diperingkat kedua dan ketiga diraih oleh kafilah Lhokseumawe dan Aceh Besar.

Selain itu, Muzakir Fuad juga heran dengan kebijakan panitia yang memberi uang pembinaan lebih sedikit kepada juara lomba berkelompok (seperti syarhil Quran dan fahmil Quran), dari pada cabang lomba yang diikuti individu. “Seharusnya, uang pembinaan untuk peserta beregu lebih tinggi karena mereka harus membaginya lagi, daripada peserta individu,” ujarnya.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara, Usman, berpendapat bahwa jika panitia tidak menyediakan uang pembinaan untuk juara umum, seharusnya panitia menyediakan piala tetap disamping piala bergilir. “Karena ketika piala bergilir dikembalikan, kami tidak memiliki bukti lagi sebagai kafilah yang meraih juara umum. Di tingkat kabupaten, kami (Pemkab Aceh Utara-red) membuat seperti itu (adanya piala tetap selain piala bergilir),” ujarnya.

Sekretaris Panitia MTQ Aceh, Abdul Kadir yang dikonfirmasi Serambi, menjelaskan bahwa pihaknya memang tidak mengalokasikan anggaran untuk uang pembinaan bagi peraih juara umum. Menurutnya, hal ini sesuai perintah Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah kepada Bupati Nagan Raya agar tidak mengalokasikan uang pembinaan juara umum.

“Tidak ada anggaran uang pembinaan untuk juara umum. Kepada pihak yang meraih juara umum juga sudah kami jelaskan terkait hal ini,” katanya.

Sedangkan terkait kecilnya uang pembinaan untuk cabang beregu, Abdul Kadir menjelaskan, bahwa dewan juri hanya mengambil penilaian terhadap cabang yang dilombakan, bukan personal finalis. Karena itu pihaknya hanya menyerahkan piala dan uang pembinaan untuk masing-masing pemenang dari setiap cabang. (edi/mz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved