Senin, 4 Mei 2026

MTQ Provinsi ke 32

Puluhan Peserta MTQ Tumbang

Hari terakhir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-32 Aceh di Nagan Raya hingga sehari sesudahnya terjadi dua insiden

Tayang:
Editor: bakri

* Guru Patah Tangan

SUKA MAKMUE - Hari terakhir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-32 Aceh di Nagan Raya hingga sehari sesudahnya terjadi dua insiden yang menyesakkan dada. Pertama, puluhan peserta tumbang karena kelelahan saat antren menunggu hadiah. Kedua, seorang guru patah tangan karena diserempet mobil kafilah Aceh Besar.

Lebih dari 20 peserta dan pengunjung MTQ, Kamis (27/8) dini hari bertumbangan sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Nagan Raya. Mereka jatuh sakit setelah MTQ ditutup di Alun-Alun Suka Makmue.

Pengunjung yang tumbang semuanya warga Nagan Raya. Sedangkan peserta MTQ yang jatuh sakit kemudian dirawat medis, di antaranya berasal dari Kota Langsa, Aceh Barat, Aceh Selatan, dan lainnya.

Namun, pada Kamis siang kemarin, seluruh peserta yang sebelumnya sempat dirawat di RSU Nagan Raya itu telah dibawa pulang ke daerah masing-masing dan kemungkinan dirawat lanjutan di kotat asalnya.

“Mereka tumbang rata-rata akibat kelelahan. Sebagian besar karena harus antre lama saat menerima hadiah sebagai pemenang MTQ,” kata Burhanuddin, petugas medis MTQ Ke-32 Aceh, kepada Serambi kemarin.

Bustamam, guru berstatus pegawai negeri di jajaran Dinas Pendidikan Nagan Raya, Kamis (27/8) sekitar pukul 10.00 WIB dilarikan ke IGD RSUD Nagan Raya karena diserempet sebuah mobil kafilah MTQ asal Aceh Besar di depan Kantor DPRK Nagan Raya.

Akibatnya, pria yang merupakan warga Gampong Suka Mulya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya itu patah tulang di bagian bahu kirinya. Beberapa bagian tubuhnya juga terluka.

Sejumlah sumber menyebutkan, Bustamama sedang mengendarai sepeda motor (sepmor). Setiba di depan kantor DPRK setempat ia diserempet mobil. Korban terpental ke badan jalan, lalu ditolong warga dan dilarikan ke rumah sakit.

Saat kejadian, di dalam mobil dinas Pemkab Aceh Besar itu ikut seorang pejabat pemkab yang berkanrot di Jantho. Akibat kejadian itu, mobil dinas tersebut rusak berat di beberapa bagian. Namun karena tamu daerah, akhirnya mobil dinas itu langsung diperbolehkan pulang dan kasus ini disebut-sebut telah ditangani Pemkab Nagan Raya guna diselesaikan secara kekeluargaan. Bustamam yang ditanyai Serambi saat dirawat di IGD RSUD Nagan Raya mengaku hanya bisa pasrah atas musibah yang diaalaminya.

Apalagi, setelah kejadian itu ia mengalami patah tulang bahu di sebelah kiri dan luka lecet di beberapa bagian tubuhnya, termasuk bibir. “Mau bagaimana lagi, Pak, saya sudah pasrah. Ya, damai saja saya,” katanya sambil menahan rasa sakit.

Sementara itu, dr Suhardan selaku dokter RSUD Nagan Raya yang ditanyai Serambi mengaku luka yang dialami korban sangat serius karena tulang bahunya patah dan kulitnya luka lecet. “Korban terpaksa dirawat di rumah sakit karena kondisinya yang lumayan parah,” kata dr Suhardan. (edi/mz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved