Kapal Tenggelam di Malaysia
Jenazah Warga Abdya Disambut Haru
tiba di rumah duka di Desa Kedai Manggeng, Kamis (10/9/2015) Shubuh tadi, sekitar pukul 5.00 WIB. Jenazah almarhum disambut haru pihak keluarga.
Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Amirullah
Serambinews.com
Keluarga dan petugas mendampingi jenazah M Rizal bin Nurdin, korban kapal tenggelam untuk dibawa pulang ke rumah duka di Bireuen.
Laporan Zainun Yusuf | Abdya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE- Diantara korban meninggal dalam musibah kapal tenggelam di Perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, juga ada warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Korban adalah T Ibrahim Asda (29), warga Desa Keudai Manggeng, Kecamatan Manggeng.
Jenazah ayah dua anak yang masih kecil ini dibawa dengan mobil ambulans dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bitang, Aceh Besar, Rabu (9/9/2015) malam, tiba di rumah duka di Desa Kedai Manggeng, Kamis (10/9/2015) Shubuh tadi, sekitar pukul 5.00 WIB. Jenazah almarhum disambut haru pihak keluarga.
Usmadi, salah seorang anggota keluarga korban kepada Serambinews.com menjelaskan, informasi bahwa almarhum T Ibrahim Asda termasuk salah satu korban meninggal kapal tenggelam di Malaysia diperoleh sekitar empat hari dari warga Manggeng yang bekerja di Malaysia.
Almarhum T Ibrahim Asda (29) meninggalkan seorang istri, Fitri Yulia (25) dan dua orang putri yang masih kecil-kecil. Tiba di rumah duka, jenazah almarhum dalam peti jenazah dishalatkan di Masjid Ayah Gadeng, Desa Gampong Tengoeh, Manggeng, bertindak sebagai imam Said Firdaus, sementara pidato pengantar disampaikan, H Ridwan Adami.
Jenazah almarhum dimakamkan di pemakaman Desa Gampong Tengoeh, persis d sebelah makam almarhum ibunya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jenazah-kapal-tenggelam_20150909_183604.jpg)