Rabu, 13 Mei 2026

Kapal Tenggelam di Malaysia

Sudah 24 Jenazah Kapal Karam Tiba

Delapan jenazah korban kapal karam di perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia pada Kamis (3/9) dini hari

Tayang:
Editor: hasyim

BANDA ACEH - Delapan jenazah korban kapal karam di perairan Sabak Bernam, Selangor, Malaysia pada Kamis (3/9) dini hari, yang dipulangkan dengan pesawat Garuda dari Malaysia tiba di cargo Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar dalam dua gelombang, Jumat (11/9).

Lima jenazah tiba pukul 15.30 WIB dan tiga lainnya tiba pukul 22.55 WIB tadi malam. Sebelumnya Pemerintah Aceh sudah memulangkan 16 jenazah TKI asal Aceh yang meninggal dalam musibah ini. Sehingga, sudah 24 jenazah asal Aceh dipulangkan. Masih ada seorang lagi jenazah asal Aceh yang belum berhasil dipulangkan karena kesulitan cargo. (Baca jenazah tiba dan korban selamat)  

Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Aceh, Drs Alhudri MM bersama Kepala BPBA, Said Rasul memimpin penyerahan jenazah itu kepada keluarga masing-masing. Kemarin, kedua pejabat Aceh ini baru beberapa jam sebelumnya tiba dari Malaysia atas penugasan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah untuk memohon ampunan kepada Pemerintah Malaysia terhadap TKI ilegal asal daerah ini yang selamat dalam musibah itu.

“Tim di sana juga sudah mengidentifikasi seorang lagi jenazah asal Aceh, namun belum bisa dipulangkan karena kesulitan cargo,” kata Alhudri.

Terkait nasib TKI yang selamat, Alhudri mengatakan pihaknya sudah memohon ampunan kepada Pemerintah Malaysia. “Kita sudah bertemu pimpinan otoritas mereka, responsnya baik. Kita berupaya memulangkan warga Aceh yang selamat itu sebelum Idul Adha. Insyaallah,” pungkasnya.

Sedangkan Said Rasul mengatakan pihak otoritas Malaysia terus berupaya mencari korban. Di sisi lain juga tetap memproses hukum pihak yang melanggar. “Tekongnya terus dilacak karena perbuatan itu melanggar hukum. Hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar tidak terulang. Namun Pemerintah Aceh tetap akan melakukan yang terbaik,” tandasnya.

Kepala Biro Humas Setda Aceh, M Ali Fata melalui Kabag Hubungan Media dan Informasi, Saifullah Abdulgani yang dihubungi Serambi sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam mengatakan ketiga jenazah yang dipulangkan dengan pesawat Garuda gelombang kedua kemarin, sudah tiba di Bandara SIM sekitar pukul 22.55 WIB tadi malam.

Jangan ada lagi
Sementara itu, Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah mengatakan dari data jumlah korban kapal tenggelam itu, 25 di antaranya warga asal Aceh meninggal dan 13 selamat. Menurutnya, Tim Pemerintah Aceh dan KBRI di Kuala Lumpur berkoordinasi dengan pihak otoritas Malaysia untuk mengupayakan proses pengajuan pengampunan bagi para korban asal Aceh yang selamat.

“Kita harapkan, jangan ada lagi yang pergi secara diam-diam atau ilegal, kemudian pulang jadi jenazah, seperti ini. Jadinya, famili korban juga yang sedih, ini harus dipikirkan. Kita harus beri arahan kepada seluruh masyarakat agar jangan berangkat melalui jalur ilegal,” kata Gubernur kepada wartawan seusai usai melepas keberangkatan rombongan Presiden Jokowi yang transit di Lanud SIM dalam rangkaian kunker ke Timur Tengah. (ed/mz)

jenazah tiba Jumat (11/9)
* Muhammad Nurhadi Ibrahim (32) asal Bireuen
* Jamaluddin Zakaria (26) asal Aceh Utara
* Muhammadiah Zainal (28) asal Aceh Utara
* Muriza Zubir (pr/19) asal Aceh Timur
* Syamsiar (pr/51) asal Aceh Tenggara
* Kelima jenazah ini tiba di Bandara SIM kemarin sore  
* Masrul Hamid Sarung (19) asal Bireuen
* Ikhwan Fakhrizal (24) asal Abdya
* Istar Yadi (33) asal Pidie
* Ketiga jenazah ini tiba di Bandara SIM tadi malam

13 korban selamat
* Andri (34) asal Desa Sejahtera, Kecamatan Manggeng, Abdya
* Mohd Zubir (25) asal Desa Alue Buloh Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur
* Munazir (42) asal Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara
* Sahputra (34) asal Desa Pulo Ara, Kecamatan Peudada, Bireuen
* M Arif (25) asal Desa Pasie Keube Dom, Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya
* Mohd Hanafiah (35) asal Desa Bukit Lintang, Kecamatan Langgahan, Pantai         Labuh
* Muslim (35) asal Desa Ulee Gle, Pidie Jaya
* Iwan Saputra (30) asal Desa Blang Cut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara
* Mohd Yusof (30) asal Desa Kuala Kerto, Lapang, Aceh Utara
* Wahyu Syahputra (23) asal Desa Air Pinang, Kecamatan Tapak Tuan, Aceh Selatan
* Baital Shah Putra (21) asal Desa Lhok Paoh, Manggeng, Abdya
* Faisal Usman (31) asal Desa Peukan Bada, Aceh Besar
* Erni (26) asal Desa Geudong-geudong, Kota Juang, Bireuen

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved