Kamis, 23 April 2026

'Si Buta dari Gua Hantu' Meninggal Dunia

Hadi Leo, aktor pemeran Barda Mandrawata di serial televisi Si Buta dari Gua Hantu dikabarkan meninggal, dini hari pagi tadi (14/9). .

Editor: Fatimah
cnnindonesia

SERAMBINEWS.COM - Hadi Leo, aktor pemeran Barda Mandrawata di serial televisi Si Buta dari Gua Hantu dikabarkan meninggal, dini hari pagi tadi (14/9). Kabar ini diterima awak media melalui pesan singkat atau SMS seperti dikutip dari cnnindonesia.

“Kami juga baru sebatas menerima kabar duka via SMS. Selebihnya belum ada konfirmasi,” kata Aditya Gumay, Sekjen Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) kepada CNN Indonesia via telepon, pada Senin (14/9).

Dikatakan Aditya, bila ada pemberitahuan resmi dari pihak keluarga atau kerabatnya mengenai artis atau anggota Parfi yang mangkat, Parfi akan memberikan perhatian dan ucapan belasungkawa

Namun mengingat Hadi telah lama nonaktif di industri perfilman nasional, juga tak tercatat keanggotaannya di Parfi, maka sejauh ini Parfi belum memberikan perhatian apa pun kepada sang aktor.

Hadi meninggal di usia 50 tahun. Menurut kabar yang disampaikan kepada awak media melalui SMS, Hadi sebelumnya sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Jawa Timur karena menderita diabetes.

Namun pria kelahiran 5 Agustus 1965 ini tak dimakamkan di kota kelahirannya, Surabaya, Jawa Timur, melainkan di Baros, Sukabumi, yang merupakan kediamannya selama ini.

Hadi adalah anak ke-tiga dari enam bersaudara. Berayah Yohanan Masrum, yang bekerja sebagai pendidik, dan beribu Sumiati, yang berprofsi sebagai aktris, sutradara dan pengajar seni peran.

Di dunia perfilman, nama Hadi memang lekat dengan karakter Si Buta dari Gua Hantu yang diperankannya. Film ini diangkat dari cerita silat berjudul sama karya Ganes T.H, pada era 1960-an.

Dikisahkan, karakter Barda Mandrawata yang cekatan beraksi laga sekalipun buta. Ke mana-mana, ia berjalan kaki ditemani monyet perliharaannya yang berbulu hitam dan lucu, Kliwon.

Barda, si pendekar silat dari perguruan pencak silat Elang Putih Buta, berkelana untuk membasmi kejahatan, baik sang musuh bebuyutan Si Mata Malaikat maupun kaum kolonial Belanda.

“Kau dengar Kliwon, rambut manusia boleh sama hitam, tapi sifat dan keinginannya selalu berbeda, maka dunia ini senantiasa penuh pertikaian dan bencana,” kata Barda bijak kepada Kliwon dalam episode Topeng Setan.

Sebelum meniti karier sebagai aktor, Hadi pernah bekerja di bidang otomotif, juga instruktur senam dan binaraga, bahkan figuran. Peran sebagai Barda Si Buta mendongkrak pamornya.

Selain berakting, Hadi juga mengajar seni peran, terutama laga, untuk figuran di beberapa judul film. Hadi sendiri sudah melakoni sekitar 30 judul film, antara lain Tutur Tinular, Mak Lampir, Angling Dharma, Wali Songo dan Wiro Sableng.

Semasa hidupnya, Hadi tetap berkiprah dalam sunyi. Ia antara lain mendirikan Lembaga Peduli Budaya Bangsa Pelangi Nusantara di Mojokerto, di mana ia melatih seni peran bagi kaum muda, juga menanamkan kecintaan terhadap budaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved