Breaking News:

Antasari Azhar Dapat Pembebasan Bersyarat Tahun Depan

"Bila tahun depan mendapatkan remisi, maka bila tidak ada halangan akhir tahun 2016 sudah bisa diusulkan pembebasan bersyarat," ujar Akbar

WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Sidang gugatan perdata Antasari Azhar terhadap RS Mayapada dan Kepolisian, ditolak oleh Majelis Hakim PN Tangerang, Rabu (15/4/2015). Antasari yang mengaku kecewa atas putusan hakim, mengajukan banding. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Antasari Azhar diperkirakan akan menghirup udara bebas tahun depan. Antasari kini telah menjalani setengah masa pidana dan sedang menjalani proses asimilasi di sebuah kantor notaris di Tangerang.

Kasubag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Akbar Hadi, mengatakan Antasari sudah mendapatkan total jumlah remisi 43 bulan 20 hari.

"Bila tahun depan mendapatkan remisi, maka bila tidak ada halangan akhir tahun 2016 sudah bisa diusulkan pembebasan bersyarat," ujar Akbar saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Akbar menuturkan, Antasari akan menjalani masa asimilasi hingga 2/3 masa pidananya. Selama masa pidana itu, bekas ketua Komisi Pemberantasan Koruspi (KPK) itu akan terus.

"Tujuan evaluasi untuk memastikan bahwa selama program asimilasi tidak ada pelanggaran. Pelanggarannya seperti tidak mentaati ketentuan yang berlalu, seperti seharusmya petang hari sudah harus masuk ke dalam lapas tapi tidak kembali ke lapas," beber Akbar.

Akbar menyampaikan, Antasari berangkat setiap pagi menuju kantornya pukul 09.00 WIB dan pulang pukul 17.00 WIB ke Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Tangerang, Banten.

Antasari merupakan terpidana kasus pembunuhan terhadap bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain. Pengadilan menjatuhkan pidana 18 tahun penjara kepada Antasari. Kasasi yang diajukan Antasari ditolak Mahkamah Agung (MA) sehingga dia tetap divonis 18 tahun. (*)

Editor: Yusmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved