Terserang Tumor, Imigran Bangladesh Diboyong ke Medan

Dia akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Medan, untuk proses penyembuhan tumor di kepala bagian belakangnya.

Terserang Tumor, Imigran Bangladesh Diboyong ke Medan
Imigran gelap asal Bangladesh saling berpelukan saat akan dideportasi kenegaranya dari tempat penampungan kantor ex Imigrasi Blang Mangat, Lhokseumawe, Senin (27/7) malam. Sebanyak enam orang dari 230 Bangladesh yang ditampung di Lhokseumawe dan sepuluh orang di Langsa Aceh Timur dipulangkan melalui Bandara Kuala Namu, Medan, Sumatera Utara. ANTARA/Rahmad 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - M Mainul Islam (20), imigran gelap asal Bangladesh yang selama ini ditampung dibekas kantor Imigrasi kawasan Punteut, Lhokseumawe, Jumat (18/9/2015) sore, diboyong ke Medan, Sumatera Utara.

Dia akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bunda Medan, untuk proses penyembuhan tumor di kepala bagian belakangnya.

Staf Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Sukartono, via telepon, menjelaskan, kalau beberapa pekan lalu dia mengeluh sakit di kepala, sehingga dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia.

"Dari rumah sakit tersebut dia diduga mengalami tumor, sehingga harus dioperasi. Untuk proses operasi makanya dia dirujuk di Medan," ulas Sukartono.

Lalu, setelah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Imigrasi Medan, maka imigran tersebut di boyong ke Medan.

"Dengan dibawa satu ke Medan, berarti kini yang tersisa di lokasi penampungan Punteut cuma 25 imigran lagi. Sejauh ini kita pun belum tahu kapan mereka dideportasi ke negaranya," demikian Sukartono. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved