Rabu, 8 April 2026

Simeulue Banjir, 101 KK Mengungsi

Banjir luapan kembali melanda Kabupaten Simeulue Selasa (22/9), mengakibatkan 101 Kepala Keluarga mengungsi ke lokasi yang lebih aman

Editor: bakri

SINABANG - Banjir luapan kembali melanda Kabupaten Simeulue Selasa (22/9), mengakibatkan 101 Kepala Keluarga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Banjir juga merendam tujuh desa yakni Lamayang, Lakubang, Latitik, Luan Surip, Kampung Aie, Lauke dan Desa Tameng.

“Ketinggian air mencapai 50 centimeter hingga 1,5 meter,” kata Kepala BPBD Simeulue Ikhsan Mikaris kepada Serambi kemarin. Untuk saat ini, kata dia, sebanyak 464 jiwa atau 101 Kepala Keluarga (KK) harus diungsikan ke tempat lebih tinggi. “Tidak semua rumah di tujuh desa itu terkena banjir. Rumah-rumah yang berdekatan dengan aliran sungai saja banjir,” katanya.

Cuaca yang tidak kondusif tersebut, selain meluapnya aliran sungai juga menyebabkan sejumlah fasilitas publik seperti tiang listrik ikut tumbang. “Fasilitas publik seperti tiang listrik ada yang tumbang. Kemudian Meunasah, Pustu dan Paud ikut terkena banjir. Sejauh ini tidak ada korban jiwa,” jelas Ikhsan Mikaris.

Sementara itu sejumlah pihak terkait sudah siaga di sejumlah titik banjir. Begitu juga untuk bantuan masa panik sudah disiapkan. “Bantuan siap saji kita sudah habis. Untuk bantuan beras, ikan teri, telor masih tersedia stok,” ujar Kepala BPBD Simeulue Ikhsan Mikaris. Menurutnya pascabanjir yang melanda Sinabang 12 September 2015 lalu, pihaknya terus melakukan upaya normalisasi daerah aliran sungai (DAS) di kawasan yang terkenak dampak banjir. “Alat berat masih bekerja melakukan normalisasi aliran sungai,” ujarnya. (sm)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved