‎Malam Ini, 13 Imigran Bangladesh Dideportasi

Dengan pemulangan 13 orang, berarti kini yang tersisa di Lhokseumawe hanya dua imigran gelap lagi.

‎Malam Ini, 13 Imigran Bangladesh Dideportasi
18 warga asing dari Bangladesh, yang selama ini ditampung di barak bekas kantor Imgrasi Peuntuet, Lhokseumawe, tiba di bandara Malikussaleh, Aceh Utara, Kamis (11/6). Pihak imigrasi mendeportasi 18 dari 238 warga Bangladesh ke Medan. SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

‎Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pihak imigrasi Lhokseumawe, Senin (12/10/2015) malam ini, sekitar pukul 21.30 WIB mendeportasi 13 imigran gelap asal Bangladesh yang selama ini ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat.

Mereka akan menempuh jalur darat dengan bus ke Bandara Internasional Kualanamu Medan, Sumatera Utara. Lalu, pada Selasa (13/10/2015) pagi, mereka akan terbang menuju Malaysia.

"Dari Malaysia baru diterbangkan ke negera asalnya," ujar Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert, malam tadi.

Dengan pemulangan 13 orang, berarti kini yang tersisa di Lhokseumawe hanya dua imigran gelap lagi.

"Keduanya tidak lagi kita tempatkan di bekas kantor di Punteut, tapi akan tinggal di kantor Imigrasi di kawasan KP-3 Lhokseumawe sambil menunggu dokumen perjalanan mereka rampung," demikian Albert.

Untuk diketahui, beberapa bulan lalu, ratusan imigran asal Bangladesh dan Myanmar terdampar di pantai Seunuddon Aceh Utara.

Para entis Rohingya asal myanmar langsung dibawa ke TPI Lapang, Aceh Utara. Sedangkan imigran Bangladesh dibawa ke bekas kantor Imigrasi. Lalu, warga Bangladesh dideportasi secara bertahap. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved