Breaking News:

Bentrok di Aceh Singkil

Pembongkaran Rumah Ibadah Dilakukan Atas Persetujuan Warga

Pihaknya sebelum melakukan penertiban terlebih dahuli sudah menawarkan kepada warga membongkar sendiri. Namun warga yang merupakan jemaat di rumah..

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Personil Satpol PP Kabupaten Aceh Singkil, membongkar Gereja Misi Inzil (GMII) Siompin, Kecamatan Suro, Aceh Singkil. Ada 10 rumah ibadah tidak memiliki izin sepakat dibongkar di kabupaten tersebut. 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Camat Suro, Abdul Manaf, mengatakan, pembongkaran rumah ibadah tidak memiliki izin dilakukan Satpol PP Kabupaten Aceh Singkil, atas persetujuan warga.

Pihaknya sebelum melakukan penertiban terlebih dahuli sudah menawarkan kepada warga membongkar sendiri. Namun warga yang merupakan jemaat di rumah ibadah tersebut, menyerahkan pembongkaran ke Pemkab setempat.

"Pembongkaran dilakukan Satpol PP atas persetujuan warga. Mereka mengatakan Pak Camat kami sudah merelakan, lebih baik Pemda yang bongkar. Kami tidak tega," kata Abdul Manaf saat menyaksikan pembongkaran rumah ibadah Katolik Mandumpang, Senin (19/10/2015).

Termasuk teknis pembongkaran warga sepenuhnya menyerahkan ke Pemkab Aceh Singkil. "Mereka menyerahkan pembongkaran mau pakai alat berat atau manual," jelas Abdul Manaf.

Hal itu dibenarkan Doli Manik, Ketua Dewan Stasi Rumah Ibadah Katolik Mandumpang. Pihaknya mengaku menerima keputusan pembongkaran rumah ibadah demi kebaikan bersama. “Jika ini sudah menjadi keputusan terbaik dari Pemerintah Daerah kami bisa menerima. Walau dalam hati kecil merasa sedih,” kata Doli Manik.

Ketika ditanya soal izin rumah ibadah Doli Manik mengakui belum ada. “Kalau ditanya izin memang belum ada izin,” ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved