Rabu, 8 April 2026

Warga Terkurung, Siswa tak Sekolah

Jembatan rangka baja di kawasan Gunung Kong-Alue Rambot, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten

Editor: bakri
Warga duduk di atas jembatan Gunung Kong yang putus total akibat diterjang arus sungai, sehingga menyebabkan ratusan warga di kawasan ini terkurung dan terisolir, Senin (19/10) siang.SERAMBI/TEUKU DEDI ISKANDAR 

* Pascajembatan Gunung Kong Putus

SUKA MAKMUE - Jembatan rangka baja di kawasan Gunung Kong-Alue Rambot, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Senin malam (19/10) akhirnya putus total. Ratusan warga yang menetap di kawasan itu dilaporkan terkurung dan para siswa tak dapat ke sekolah.

“Dampak dari putusnya jembatan ini juga telah mengakibatkan ratusan warga ikut terkurung dan tidak bisa keluar dari desa,” kata Ibnu Hajar, Keuchik Gampong Alue Waki, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya kepada Serambi, kemarin.

Amatan Serambi sepanjang siang kemarin arus transportasi masyarakat juga ikut terganggu. Selama ini jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung antara sejumlah desa di kawasan itu. Kondisi terakhir yang terpantau sepanjang 50 meter dari total 150 meter panjang jembatan telah ambruk dalam sungai karena terus menerus dihantam arus sejak kondisinya rusak beberapa waktu lalu akibat banjir.

Tak hanya itu, ratusan siswa yang tinggal di kawasan Gunung Kong sepanjang siang kemarin juga tidak masuk sekolah karena kondisi jembatan yang sudah putus total. Para siswa kehilangan akses transportasi. Apalagi, di kawasan tersebut sama sekali tidak terdapat jalan alternatif lain.

“Kami sudah melaporkan persoalan ini kepada pihak terkait dengan harapan bisa segera diperbaiki sehingga warga tidak lagi terkurung,” kata Ibnu. Menurutnya dampak dari putusnya jembatan tersebut aktivitas perekonomian masyarakat juga ikut terganggu. Warga kesulitan menjual hasil pertanian dan palawija karena tidak ada jalan menuju pasar ibukota kecamatan maupun kabupaten.

Putusnya jembatan Gunong Kong juga menyita perhatian anggota DPRK Nagan Raya, Said Junaidi. “DPRK Nagan Raya akan serius menangani persoalan ini, sehingga masyarakat tak lagi menderita,” kata Said Junaidi saat meninjau lapangan kemarin. Pihaknya meminta kepada intansi terkait untuk segera melakukan penanganan serius sehingga masyarakat di Gunung Kong tidak terkurung. (edi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved