Nabil, Belajar Inggris dari Kartun

My name is Nabil Alkahar. Ia have second grade at SMP Al-Fityan. It is realy good

Editor: bakri

“My name is Nabil Alkahar. Ia have second grade at SMP Al-Fityan. It is realy good school. Ia have many frend, and I learn a lot about relegion stuff, and other thing like mathematics, science, phisics, chemistry and other stuff...”

Sahabat Serambi Kids, itulah pembuka wawancara dengan Nabil Alkahar, teman baru, dari kelas II SMP Al-Fityan, Ingin Jaya, Aceh Besar. Lafal bahasa Inggrisnya, seperti orang barat loh. Sebelum masuk sekolah, Nabil sudah bisa bicara dalam bahasa Inggris dengan ayahnya. Padahal Nabil tidak pernah les bahasa Inggris. Kok bisa?

Nah abang kandung Yazil Alkahar, atau anak pertama Pak Sandy Septian dan Bu Cut Mila Fitri ini, ternyata bisa berbahasa Inggris karena sering nonton film kartun di televisi channel luar negeri.

Sejak bayi Nabil sudah nonton film kartun, bahkan harus film kartun yang berbahasa Inggris. “Animasinya lebih bagus,” kata Nabil. “Memangnya waktu itu Nabil ngerti bahasa dalam kartunnya?” “Ya mula-mula gak ngerti sih. Cuma lihat gambar aja. Tapi lama-lama ngerti sendiri, sampai bisa bicara,” kata Nabil.

Sahabat Serambi Kids, pada usia taman kanak-kanak, ketika Nabil mulai mengenal huruf dan bisa menulis dengan bahasa Indonesia, ia tetap lebih mau menonton kartun yang berbahasa Inggris. Dia pun lebih suka menonton film dengan teks terjemahan dalam bahasa Inggris daripada yang berbahasa Indonesia. “Kalau ada kata-kata yang bermakna ganda, baru lihat kamus,” kata Nabil.

Sejak kecil pula Nabil suka dengan game di komputer yang banyak istilah bahasa Inggrisnya. Bagi Nabil, itulah tantangannya, dan telah memperkaya wawasan.

Karena bahasa Inggris
Dari kesenangan menonton kartun berbahasa Inggris itu, selain bisa bicara dalam bahasa Inggris, ternyata Nabil memetik hikmah lain. Ceritanya, Nabil anak pindahan dari salah satu SD di Jakarta, pindah ke salah satu SD di Banda Aceh. Dari SD ini pindah lagi ke salah satu bilingual school. Tau tidak? Waktu itu, karena seleksinya sangat ketat, kemampuan Nabil diragukan, apalagi Nabil dari SD yang tidak diperhitungkan mutunya. Tapi nyatanya, kemampuan bahasa Inggris Nabil lah yang membuat ia lolos di sekolah dua bahasa tersebut.

Kini Nabil tak saja menonton kartun edisi Inggris, tapi telah membaca buku fiksi (misalnya Percy Jackson, The Hobbik, Harry Potter), berita dalam bahasa Inggris termasuk siaran CNN. Soalnya, Nabil bercita-cita jadi jurnalis. Menurutnya jadi jurnalis itu hebat, banyak pengalaman, tidak melulu duduk di kantor. Banyak kegiatan yang diikuti Nabil sekarang, misalnya akan berangkat ke acara kemah pramuka di Pulau Jawa, ikut olimpiade fisika. Baru-baru ini Nabil Juara II Spelling Bee yang diadakan FKIP Unsyiah.

Ada satu saran Nabil untuk Sahabat Serambi Kids, “Belajar itu jangan terlalu serius dan kaku, hanya membaca buku saja. Masih banyak sarana belajar lain yang menambah wawasan kita.”(nan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved