Elpiji Melon di Nagan Langka

Keberadaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Nagan Raya sejak sebulan terakhir langka

* Kayu Bakar Jadi Pilihan

SUKA MAKMUE - Keberadaan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Nagan Raya sejak sebulan terakhir langka. Selain langka, harga jualnya juga ikut tinggi. Untuk tingkat agen dijual Rp 20.000 per tabung dan pengecer mencapai Rp 35.000 per tabung.

“Akibat langkanya gas elpiji subsidi ini, membuat masyarakat mengeluh karena gas tersebut sangat sukar diperoleh,” kata Azis Syahputra, warga Alue Bilie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya kepada Serambi, Kamis (29/10).

Dia menyebutkan meski dijual dengan harga yang mahal, gas tersebut sulit diperoleh. Sejumlah spekulasi berkembang adanya permainan oknum tertentu untuk meraup keuntungan secara pribadi. Indikasinya, kata Azis, begitu gas tiba di pangkalan atau agen, dalam waktu singkat langsung habis dengan alasan telah dibeli masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum mengusut kasus kelangkaan gas elpiji melon yang disubsidi pemerintah untuk warga miskin itu di Kabupaten Nagan Raya.

 Kayu bakar
Sementara itu akibat kelangkaan gas elpiji 3 Kg sejumlah warga terpaksa memasak menggunakan kayu bakar untuk memenuhi makan keluarga. “Saya sudah dua pekan tidak bisa beli gas karena katanya kosong,” kata Azis Syahputra. (edi)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved