Nezar Patria: Perkuat Adat untuk Taklukkan Kapitalisme

Anggota Dewan Pers, Nezar Patria MSc mengatakan adat harus diperkuat agar dapat menaklukkan

BANDA ACEH - Anggota Dewan Pers, Nezar Patria MSc mengatakan adat harus diperkuat agar dapat menaklukkan sisi-sisi buruk dari kapitalisme, demi mewujudkan kesejahteraan warga mukim. Selain itu juga perlu mendayagunakan pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan teknologi yang maju dan modern.

Hal ini disampaikan Nezar Patria kepada Serambi usai menjadi pembicara dalam bedah buku “Adat Berdaulat Melawan Serbuan Kapitalisme di Aceh”, di Gedung Museum Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Sabtu (31/10). Buku tersebut ditulis oleh Affan Ramli, Arianto Sangaji, Fahri Salam, dan Sulaiman Tripa.

“Kapitalisme tidak perlu dilawan tapi kita perlu memperkuat adat, sehingga dapat menaklukkan sisi buruk dari kapitalisme itu,” ujar alumni Jurusan Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini. Menurutnya, buku Adat Berdaulat harus dibaca semua generasi muda Aceh dan yang berkepentingan untuk memberdayakan mukim sebagai warisan tata pemerintahan maupun tata lembaga adat.

“Tugas semua orang di Aceh untuk memberdayakan lembaga mukim, karena tidak semua daerah-daerah di nusantara ini mempunyai lembaga adat. Ada imum mukim yang mengatur mukim, dan tuha peut sebagai perangkat adatnya,” kata Nezar.

Ditambahkan Nezar, mukim melalui Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) memiliki beberapa keistimewaan, antaranya mukim dapat mengatur lintas wilayah, gampong yang berkaitan dengan sumber daya alam, seperti sungai, laut, dan hutan.

Ketua Prodi Sosiologi Agama UIN Ar-Raniry Banda Aceh, M Sahlan Hanafiah menambahkan buku tersebut menjadi buku wajib bagi mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry. “Di Prodi Sosiologi Agama ada mata kuliah wajib namanya adat dan budaya Aceh,” kata Sahlan.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved