Breaking News:

Belum Selesai Perang Lawan Buaya, Singkil Sudah Diserbu Beruang

Warga Kecamatan Singkil, kerap bersinggungan dengan binatang buas. Buaya merupakan hewan yang paling sering berkonflik dengan manusia

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
vemale.com
ILustrasi 

Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Teror binatang buas terus menghantuai warga Singkil, Aceh Singkil. Belum selesai urusan “perang” melawan buaya, warga kembali diteror dengan masuknya beruang ke permukiman.

Jika sebelumnya beruang terlihat mengobrak abrik kandang ayam milik Iskandar di Pulau Sarok. Dalam dua malam terahir giliran warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS), melihat binatang berwarna hitam dengan kuku tajam itu berkeliaran di tengah perkampungan. (Baca: Pencari Lokal Dimangsa Buaya)

“Beruang informasi dari warga dalam dua malam kembali terlihat di daerah DAS,” kata Camat Singkil, Moh Ichsan.

Warga Kecamatan Singkil, kerap bersinggungan dengan binatang buas. Buaya merupakan hewan yang paling sering berkonflik dengan manusia. (Baca: Marah, Warga Singkil Bakar Buaya)

Puncaknya tujuh bulan lalu, warga menyatakan perang dengan buaya setelah seorang pencari lokan dimangsa.

Disaat pergumulan dengan buaya belum tuntas. Kini warga harus dihadapakan dengan kehadiran beruang. Semoga jangan sempat jatuh korban.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved