Seumanah Jaya Dikepung Gajah

Sekitar 50 ekor gajah liar kembali memasuki kawasan perkebunan penduduk di Lorong Alur Seulamat

Seumanah Jaya Dikepung Gajah
Ilustrasi 

IDI-Sekitar 50 ekor gajah liar kembali memasuki kawasan perkebunan penduduk di Lorong Alur Seulamat, dan Lorong Alur Pinang, Dusun Blang Gadeng, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Peristiwa yang sangat mengganggu ketenteraman warga itu terjadi, Jumat (6/11), sekitar puku 03.30 Wib.

“Sebelumnya gerombolan gajah liar itu datang dari kawasan perusahaan perebunan sawit milik swasta yang bersebelahan dengan perkebunan warga,” ungkap Ketua Pemuda Dusun Blang Gadeng, Junaidi Ibrahim (32) kepada Serambi, Jumat (6/11).

“Semua tanaman jenis sawit, kakao, karet, pinang, dan tanaman lainnya rata dengan tanah setelah diserang gerombolan gajah itu. Termasuk gubuk saya dan beberapa gubuk milik petani lainnya hancur berkeping-keping akibat dirusak gajah,” ungkap Junaidi.

Sebenarnya, kata Junaidi, Jumat dini hari, ia dan beberapa warga sudah berusaha mengusir gajah tersebut untuk keluar dari perkebunan warga. Mereka berusaha mengusir gajah dengan menggunakan mercon dan obor, tetapi gajah itu tidak mau pergi. Saat ini, gajah tersebut berpencar di kawasan perkebunan warga baik di Lorong Alur Pinang, maupun di Lorong Alur Seulamat.

Selain itu, warga juga meminta Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Timur, serta instansi terait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanggulangan dini dengan cara menggiring gajah gajah itu ke hutan. “Jika tidak, maka tanaman pertanian dan keselamatan warga yang berkebun terancam jadi,” papar Junaidi.

Kebun semak
Sementara itu, Junaidi mewakili warga Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, juga meminta Pemerintah Aceh maupun Pemkab Aceh Timur untuk menindak tegas perusahaan perkebunan sawit yang bersebelahan dengan perkebunan warga di Gampong Seumanah Jaya.

Pasalnya, kawasan perusahaan perkebunan sawit swasta itu dibiarkan tumbuhnya semak belukar tanpa dibersihkan, sehingga kondisi itu menjadi sarang gajah. “Jika pun diusir gajah itu hanya sebentar pergi. Gajah akan bersembunyi di kawasan perkebunan sawit milik perusahaan swasta itu dan seketika kembali lagi ke perkebunan warga merusak tanaman petani,” ujar Junaidi.

Disebutkan, mayoritas warga Gampong Seumanah Jaya berprofesi sebagai petani. Hasil dari pertanian yang diandalkan warga ini untuk bertahan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, serta untuk biaya menyekolahkan anak mereka.(c49)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved