Zulfiandi Tak Bisa Perkuat Surabaya United di Piala Jenderal Sudirman

Maklum, absennya Zulfiandi membuat stok pemain di sektor gelandang berkurang.

Zulfiandi Tak Bisa Perkuat Surabaya United di Piala Jenderal Sudirman
TRIBUNBALI
Pemain Porwil Aceh, Miftahul Hamdi (kiri) foto bersama dengan rekannya gelandang Bali United asal Aceh Hendra Sandi Gunawan (kiri), dan gelandang Surabaya United asal Aceh Zulfiandi (dua dari kanan) dalam laga ujicoba antara Bali United melawan Surabaya United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (8/11/2015). TRIBUN BALI/M QOMARUDDIN 

SERAMBINEWS.COM, SURABAYA - Surabaya United terancam tak diperkuat Zulfiandi (20) saat mengarungi babak penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman, 15 November 2015-24 Januari 2016 mendatang. Gelandang bertahan itu harus bertolak ke Bangka Belitung untuk bergabung dengan tim Pra PON Aceh, Selasa (10/11/2015) pagi.

Zulfiandi belum tahu kapan dirinya bakal kembali ke Surabaya karena tim Pra PON Aceh tidak memberikan informasi detail mengenai jadwal tim. Padahal, Surabaya United sangat membutuhkan tenaganya.

“Saya sendiri bingung sampai kapan di sana. Karena saya sebetulnya juga ingin membela tim Pra PON daerah saya dan Surabaya United di turnamen ini,” terang jebolan timnas U-19 tersebut.

Ia berharap masih bisa membela Surabaya United di babak penyisihan nanti karena tak tega melihat perjuangan rekan-rekannya. Zulfiandi menilai bahwa Surabaya United adalah keluarga keduanya.

Menanggapi absennya Zulfiandi di Piala Jenderal Sudirman, pelatih kepala Surabaya United, Ibnu Grahan, tak bisa berbuat banyak kendati sangat membutuhkan tenaga gelandang flamboyan tersebut.

“Saya memang butuh dia untuk merotasi lini tengah, tapi mungkin Aceh lebih membutuhkannya,” ujar Ibnu.

Sang pelatih hanya bisa meminta Zulfiandi supaya berhati-hati dan tak sampai cedera karena ia harus langsung siap dimainkan setelah kembali.

Maklum, absennya Zulfiandi membuat stok pemain di sektor gelandang berkurang. Apalagi Zulfiandi selama ini dipasang bergantian dengan Slamet Nurcahyo atau Evan Dimas Darmono.

Penampilan tim di Piala Presiden 2015 membuktikan bahwa Surabaya United memang tampak riskan apabila hanya mengandalkan Evan dan Slamet.

Saat itu, Slamet mengalami cedera di laga pembuka lawan Martapura FC, beruntung mereka masih memiliki Zulfiandi, sehingga kekuatan Surabaya United tidak melemah di dua laga selanjutnya, lawan Persib Bandung dan Persiba Balikpapan.

“Kami akan maksimalkan Hargianto. Semoga rekan setim Zulfiandi di timnas U-19 itu bisa berperan sebaik Zulfiandi,” kata Ibnu.(JUARA.net)

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved