Gajah Liar Masih di Seumanah Jaya

Puluhan ekor gajah liar masih berada di areal perusahaan perkebunan sawit swasta di Gampong Seumanah

Gajah Liar Masih di Seumanah Jaya
Kawanan gajah liar sedang merusak tanaman warga di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Minggu (29/11) 

IDI - Puluhan ekor gajah liar masih berada di areal perusahaan perkebunan sawit swasta di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. “Setiap malam, kawanan gajah itu kerap masuk ke areal perkebunan warga yang berbatasan dengan areal perkebunan swasta itu,” ungkap Zakaria, seorang petani di desa, Minggu (29/11) petang.

Siang hari, katanya, kawanan gajah itu berpindah ke areal perkebunan swasta, karena lahannya ditumbuhi semak-belukar sehingga binatang berbelalai itu betah di areal tersebut. ”Malam harinya, kawanan gajah masuk ke kebun warga, merusak tanaman sawit, kakao, karet dan sejumlan tanaman lainnya,” ujar Zakaria.

Disebutkan, warga sudah berupaya mengusir gajah dengan menyalakan obor, membunyikan mercon dan meriam. “Kalau diusir, gajah-gajah hanya pindah sebentar, kemudian datang lagi dan merusak tanaman,” katanya.

Gangguan gajah ini telah berlangsung selama 10 tahun, sejak tahun 2005 hingga 2015, namun belum ada upaya pencegahan permanen oleh pemerintah. “Bagaimana warga sejahtera, jika tanaman kami selalu dirusak gajah, sementara untuk kebutuhan hidup dan biaya sekolah anak, warga hanya mengandalkan hasil kebun. Seharusnya pemerintah harus mencari solusi untuk mengatasi konflik gajah dengan manusia, bukan malah diam,” ujar Zakaria didampingi warga lainnya.

Warga Seumanah Jaya meminta pemerintah harus merespon cepat menyelesaikan konflik manusia dengan gajah. “Pemerintah harus segera melakukan penggiringan gajah liar ke lokasi penggembalaan di Gampong Bunin, Kecamatan Serba Jadi. Kepada siapa lagi kami mengadu kalau tidak kepada pemerintah. Namun kenyataannya sudah 10 tahun, gajah-gajah liar masih berada di Gampong Seumanah Jaya,” keluh Zakaia. Kini, Pemkab Aceh Timur sedang membangun Conservation Respon Unit (CRU) saat ini di Gampong Bunin, Kecamatan Serba Jadi, seharusnya penggiringan juga dilakukan sehingga gajah tidak terus-menerus merusak tanaman warga.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved