‘Bintang Bulan’ Naik di Mes Wali

Bendera Bintang Bulan berkibar di Mes Wali Nanggroe, Jalan Pemancar, Gampong Lamteumen Timur

‘Bintang Bulan’ Naik di Mes Wali
Razia rutin yang dilancarkan polisi di jalan raya depan Mapolsek Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (2/12) malam, berhasil menyita 95 lembar bendera Bintang Bulan di dalam sebuah Mobil Avanza BL 540 LS. Mobil tiga awak tersebut berangkat dari Banda Aceh menuju Aceh Selatan. 

* 95 Bendera Disita di Abdya

BANDA ACEH - Bendera Bintang Bulan berkibar di Mes Wali Nanggroe, Jalan Pemancar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Kamis (3/12) pagi. Tapi, penaikan/pengibaran bendera di tiang utama mes itu tak berlangsung lama. Polisi cepat bergerak ke lokasi dan meminta bendera Aceh yang masih kontroversial itu segera diturunkan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SStMk SH yang ditanyai Serambi mengatakan, pengibaran bendera itu dilakukan Jal Pateh, ikut disaksikan belasan rekannya yang berada di mes tersebut.

Kepada aparat keamanan yang mendatangi lokasi, Jal Pateh berdalih bahwa pengibaran Bintang Bulan itu mereka lakukan hanya sebatas simbol untuk ‘mengenang para syuhada Aceh’, bukan bagian dari agenda memperingati Milad Ke-39 Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada setiap 4 Desember.

Begitupun, menurut Kapolresta Banda Aceh, pengibaran yang dilakukan Jal Pateh cs itu telah “mencederai” seruan yang disepakati dan ditandatangani bersama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh (Forkompinda) 30 November 2015. Seruan itu bahkan diteken Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, selain Gubernur Aceh, Wakil Ketua DPRA, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda dan Kajati Aceh.

Atas dasar perbuatannya itu, dua orang yang kebetulan mantan kombatan GAM tersebut selepas magrib tadi malam dimintai keterangan di Mapolsek Jaya Baru.

Kombes Zulkifli menjelaskan, pada saat aparat keamanan dari Polresta Banda Aceh, Polsek Jaya Baru, dan prajurit Babinsa kecamatan setempat tiba di kompleks mes wali itu, mantan kombatan tersebut dinilai cukup kooperatif. Umumnya, mereka tidak menentang saat dimintai agar bendera Bintang Bulan itu segera diturunkan. Namun, ada juga di antara mereka yang bersikeras jika bendera itu diturunkan.

Tapi, setelah diberi polisi penjelasan, akhirnya mereka putuskan untuk menurunkan sendiri bendera tersebut. Cuma, mereka minta agar pada saat penurunan bendera itu harus dikumandangkan ikamah dan dilantunkan selawat nabi.

“Tak ada masalah, tetap kita izinkan, demi tujuan agar semuanya berjalan baik, lancar, serta tetap terciptanya suasana damai seperti yang telah kita rasakan selama ini,” tambah Kasat Intelkam Kompol Apriadi SSos yang berada di lokasi bersama Kapolsek Jaya Baru, AKP Salamuddin.

95 Bendera disita
Sementara itu, 95 bendera Bintang Bulan disita polisi dalam razia rutin di depan Mapolsek Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (2/12) malam.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved