Serambi Kids

Mufia Sang Juara Melukis

Sahabat Serambi Kids apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat ya. Nah, edisi Minggu ini kita berkenalan lagi yuk

Mufia Sang Juara Melukis
Mufia Dara Novta 

Sahabat Serambi Kids apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat wal afiat ya. Nah, edisi Minggu ini kita berkenalan lagi yuk dengan Mufia Dara Novta yang lahir di Banda Aceh, 15 November 2007.

Sahabat Serambi Kids tahu tidak, Mufia sering sekali menjuarai perlombaan mewarnai dan melukis mulai dari tingkat TK hingga SD. Terakhir, anak kedua dari tiga bersaudara ini berhasil meraih juara I lomba melukis tingkat SD pada kategori kelas I-III yang diadakan BRI cabang Banda Aceh dalam rangka HUT BRI ke-120 Tahun, di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (20/12) lalu.

Di rumahnya ada dua lemari berukuran sedang yang berisi penuh piala-pialanya yang diperoleh dari berbagai perlombaan yang diikuti. Pada kesempatan ini, Mufia akan berbagi cerita, tentang kegembiraan dan warna dalam lukisannya.

“Fia senang sekali melukis, karena bisa gunakan warna-warna yang kita sukai,” ujarnya tersenyum. Saat memulai melukis, ia mewarnai bidang-bidang besar terlebih dahulu. Seperti, langit, tanah, pohon, dan lainnya.

“Langit dulu yang diwarnai, karena tiap lomba kan punya waktunya masing-masing. Jadi, kita punya banyak waktu untuk menggradasikan atau menggabungkan warna pada langit atau tanah supaya warnanya indah dan hidup,” kata Mufia yang hobi melukis dan sudah memegang crayon sejak usia 2,5 tahun.

Didampingi kedua orang tuanya, Pak Muchdin dan Bu Feby Juwita, Mufia mengaku sering menanyakan pada ibundanya yang juga mengajarkan anak-anak lain melukis dan mewarnai, untuk menghasilkan lukisan yang bagus dan indah.

Sang ibunda banyak mengajarkan tentang teknik-teknik melukis pada buah hatinya tersebut. Seperti teknik kerok, arsiran, pembuatan matahari sendiri, penambahan awan dan bintang, dan lainnya.

Menurut ibunya, dengan adanya penambahan teknik-teknik tersebut, maka lukisan yang dihasilkan lebih hidup dan terlihat jelas suasana yang tergambar di dalam lukisan itu. Misalnya suasana pagi hari atau sore hari.

Selain berprestasi di bidang melukis, Mufia juga tidak melupakan tugasnya sebagai seorang murid kelas II SD Negeri 50 Banda Aceh. Setelah pulang sekolah, kalau ada pekerjaan rumah (PR), Mufia langsung mengerjakannya. Selanjutnya mulai asyik dengan crayon-crayon di tangannya untuk melukis.

“Kalo sore Fia ngaji di masjid. Malamnya belajar untuk pelajaran besok,” kata Mufia yang selalu masuk tiga besar di kelasnya. (mawaddatul husna)

Prestasi Mufia antara lain:

  •  Juara I Menggambar kelas I-VI pada FASI Banda Aceh
  •  Juara I Menggambar Faber Castell
  •  Juara I Warna-warni Peduli Unsyiah Fair
  •  Juara I Mewarnai HUT Kota Banda Aceh
  •  Juara I Menggambar, Dinsos Aceh
  •  Juara I Mewarnai, Yamaha
  •  Juara I Lomba Mewarnai Kategori SD Gramedia-Fatamorgana
  •  Juara I Melukis Kategori SD kelas I-III HUT BRI ke-120.
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved