Bus Trans Koetaradja Tunggu Diserahkan Presiden

Bus Transportasi massal Trans Koetaradja saat ini sedang menunggu diserahkan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo

Bus Trans Koetaradja Tunggu Diserahkan Presiden
Bus Trans Kutaraja Belum Beroperasi - Halte Bus Trans Kutaraja yang baru selesai dibangun di kawasan Jalan Daud Beureueh, Banda Aceh, Selasa (5/1). Hingga kini Bus Trans Kutaraja belum beboperasi di Banda Aceh. SERAMBI/M ANSHAR 

BANDA ACEH - Bus Transportasi massal Trans Koetaradja saat ini sedang menunggu diserahkan oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo ke Pemerintah Aceh. Penyerahannya itu masih menunggu waktu yang tepat yaitu saat presiden punya kesempatan untuk menyerahkan bus itu langsung pada Gubernur Aceh dan Wali Kota Banda Aceh.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi kepada Serambi, Selasa (5/1).

“Bus itu masih di Jakarta belum diserahkan oleh pak presiden. Belum tahu kapan, kami juga sedang menunggu kabar selanjutnya. Mungkin akan menunggu adanya kesempatan presiden, karena presiden minta menyerahkannya sendiri ke gubernur dan wali kota,” sebutnya.

Ditambahkannya, penyerahan bus transportasi massal tersebut tidak hanya untuk Aceh, namun juga untuk provinsi lainnya yang ada di Indonesia. “Bukan kita saja yang bergeser waktu, daerah lain juga sama. Karena ini program nasional, maka kita menunggu kabar dari pusat,” tambah Muzakkir.

Sementara terkait persiapan yang dilakukan untuk beroperasinya bus tersebut, menurut Muzakkir sebanyak 16 dari 34 halte sudah disiapkan dengan jalur dari kota menuju Darussalam dan sebaliknya. Sementara sisanya akan dibangun pada 2016 yang menggunakan dana APBA.

“Apabila bus trans koetaradja sudah diserahkan maka langsung beroperasi, karena halte-halte yang akan dilalui nantinya juga sudah selesai,” ujarnya yang menyebutkan untuk tahap pertama jumlah bus yang diserahkan sebanyak 22 unit.

Sementara Kabid Lalulintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishubkominfo Banda Aceh, Muhammad Zubir menambahkan, pihaknya akan segera membersihkan jalur bus tersebut. Sebab, jalur bus Trans Koetaradja itu nantinya tidak boleh dijadikan arena parkir kendaraan lain.

“Jalur khusus Trans Koeutaradja itu akan segera kita bersihkan, untuk itu kami akan bekerja sama dengan Satpol PP,” tegasnya. Zubir mengatakan, bahwa bus tersebut setelah beroperasi akan ditampung di Terminal Batoh dan itu hanya bersifat sementara karena untuk parkir bus itu nantinya akan segera disediakan lahan khusus yang nantnya jadi pangkalannya.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved