Rabu, 15 April 2026

Keuchik Pulo Teungoh Persilakan Polisi Usut Kehilangan Uang Desa Rp 120 Juta

"Saya tegaskan dalam kasus ini (kehilangan uang) saya tidak terlibat, karena uang itu setelah ditarik di bank berada ditangan bendahara,"

Penulis: Dedi Iskandar | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/ ASNAWI ABDULLAH
Penghulu Kute di Aceh Tenggara serbu kantor DPKKD Agara untuk proses pencairan dana desa, Selasa (30/6/2015). 

Laporan Dedi Iskandar | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Keuchik Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Samsuar mempersilahkan aparat kepolisian untuk melakukan pengusutan terkait kehilangan uang desa sebesar Rp 120 juta yang terjadi pada Senin (28/12/2015).
Uang itu raib usai ditarik dari sebuah bank yang berlokasi di ruas Jalan Nasional, Meulaboh.
"Saya tegaskan dalam kasus ini (kehilangan uang) saya tidak terlibat, karena uang itu setelah ditarik di bank berada ditangan bendahara," kata Samsuar yang mendatangi Biro Serambi Indonesia di Meulaboh, Jumat (8/1/2016) di Meulaboh.
Dikatakannya, kehilangan dana desa yang seyogianya akan diberikan terhadap proyek pembangunan di desa tersebut terjadi ketika dirinya berada di Kantor BPM Aceh Barat.
Karena usai meneken dokumen penarikan uang di bank, dokumen tersebut langsung diserahkan kepada pihak bendahara karena uang memang harus berada ditangan bendahara desa. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved