Abrasi Pantai Pulau Sarok Meluas

Abrasi kian meluas menggerus pantai Pulau Sarok, Singkil, tepatnya di seberang kantor bupati Aceh Singkil

SINGKIL - Abrasi kian meluas menggerus pantai Pulau Sarok, Singkil, tepatnya di seberang kantor bupati Aceh Singkil. Mengganasnya abrasi menyebabkan pantai itu terkikis hingga 10 meter sejak tiga tahun terakhir.

Pantauan Serambi, Jumat (8/1) pohon cemara yang menjadi pengaman pantai tak kuasa menahan terjangan ombak sehingga bertumbangan. Beberapa di antaranya posisi tanggul pohon cemara sudah berada di laut, padahal tiga tahun lalu masih berada di daratan.

Pengikisan pantai akibat abrasi juga terlihat dari posisi pondok yang disediakan pedagang untuk pengunjung pantai. Kini pondok bagi pera pengunjung tersebut tinggal beberapa meter lagi dari bibir pantai. Bahkan beberapa pondok sudah berada di atas air laut. Kondisi ini dikhawatirkan mengancam perkantoran di pusat Pemerintah Aceh Singkil sebab letaknya tepat di seberang kantor bupati.

Di kawasan itu juga terdapat sejumlah parkantoran pemerintah dan fasilitas publik, seperti lapangan sepak bola. Ketua Singkil Education People Mustafa Kamal mengatakan fenomena abarasi membuat keindahan pantai Pulau Sarok di sebarang kantor bupati mulai pudar. Apalagi pantainya menjadi curam, padahal sebelumnya cukup landai sehingga aman untuk anak.

Di pantai tersebut, sudah dipasang pemecah ombak. Namun tidak berfungsi efektif menahan ombak, lantaran ukurannya terlalu kecil. “Kami berharap dibangun penahan ombak yang lebih baik. Kalau terus dibiarkan bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan abrasi bisa mengancam pusat pemerintahan,” ujar Mustafa Kamal. (de)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved