Breaking News:

Pandrah dan Jeunieb Banjir, Ratusan Hektare Sawah Tergenang

“Hujan deras di kawasan pengunungan deras sekali, sekitar pukul 01.00 WIB, air bah mulai menerjang sejumlah kawasan beberapa desa,”

SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Hujan deras di kawasan pengunungan Pandrah dan Jeunieb mulaI pukul 22.00 WIB Minggu  sampai pukul 06.00 WIB, Senin (11/01/2016) menyebabkan ratusan hektar sawah di dua kecamatan tergenang.

Sejumlah sawah dan pemukiman warga  yang tergenang di Kecamatan Pandrah meliputi Desa Meunasah Garot,  Meunasah Panton, Pandrah Kandeh, Pandrah Janeng, Gampong Blang, Meunasah Reudep, dan Lancok Ulim.

Camat Pandrah Jamaluddin SP kepada Serambinews.com, Senin (11/01/2016) mengatakan, musibah banjir bandang menyebabkan sekitar 200 hektare lebih tanaman padi yang baru ditanam dua minggu lalu rusak.

Hingga pukul 09.00 WIB, banjir belum juga surut.

“Hujan deras di kawasan pengunungan deras sekali, sekitar pukul 01.00 WIB, air bah mulai menerjang sejumlah kawasan beberapa desa,” ujarnya.

Camat mengatakan, musibah banjir bandang tersebut sudah dilaporkan ke Bupati Bireuen serta pejabat terkait lainnya.

Sementara di Jeunieb, kawasan yang diterjang banjir bandang meliputi Desa Cot Geulumpang Tunong, Cot Geulumpang Baroh, Janggot Sengkoe, Ulee Rabo, Meunasah Tambue, Meunasah Keutapang, Lheu Simpang, Meunasah Kupula dan Meunasah Dayah.

Sekdes Gampong Janggot Sengkoe, Amiruddin A Taleb mengatakan, sekitar 34 hektare padi tergenang banjir dan ada 27 rumah ikut tergenang dengan ketinggian air mencapai setengah meter lebih. 

Namun air di kawasan ini mulai surut. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved