Harga Turun, Pengepul Kesulitan Pasarkan Jahe

Menurutnya, harga jahe ini turun karena sejumlah daerah kabupaten di provinsi Aceh sedang memasuki masa panen puncak.

Harga Turun, Pengepul Kesulitan Pasarkan Jahe
stockisthcs.com
Jahe 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI -  Doyok (45), seorang pengepul jahe di Gampong Keude Grobak, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, mengaku bahwa dirinya kesulitan menjual jahe yang telah ia kumpulkan dengan cara membelinya dari petani di daerah itu.

"Kurang lebih sebanyak 2 ton jahe yang sudah saya kumpulkan belum ada tauke yang mau membelinya. Sebelumnya jahe ini saya beli dari petani Rp 4700 per kilogram, tetapi karena harganya turun sejak seminggu terakhir jadi tauke tak ada yang mau membelinya," ungkap Doyok kepada Serambinews.com Senin (18/01/2016).

Sambungnya, sebelumnya jika saya beli jahe dari petani Rp 4700/Kg dari petani maka saya jual kepada tauke Rp 5200-5300/Kg.

Tapi karena turun sejak seminggu terakhir saya stop dulu pembelian dari petani, karena yang sudah saya kumpulkan saja sebanyak 2 ton ini tidak ada tauke yang mau membelinya, jelasnya.

Menurutnya, harga jahe ini turun karena sejumlah daerah kabupaten di provinsi Aceh sedang memasuki masa panen puncak.

"Saat ini harga jual jahe kepada tauke hanya Rp 4500/Kg itupun sulit laku karena sudah seminggu ini tidak ada tauke yang membeli punya saya," ungkapnya. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved