YARA akan Fasilitasi Eks GAM Gugat BP2A

kami berharap Pemerintah Aceh bisa menyelesaikan persoalan ini tanpa perlu harus melalui jalur pengadilan.

SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin memperlihatkan surat gugatan kepada Gubenur Aceh dan Menkumham yang akan didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Rabu (5/3/2014). 

Laporan Zainal Arifin M Nur | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin SH menyatakan akan memfasilitasi para mantan kombatan GAM untuk menggugat Badan Penguatan Perdamaian Aceh (BP2A) ke Pengadilan Negeri.

"Awal Januari lalu beberapa dari orang-orang yang ada dalam video Serambinewstv.com itu memang datang kepada saya minta bantu. Tapi saat itu saya sedang sibuk dengan kegiatan pendidikan dan pelatihan untuk calon pengacara di Hotel 88 Banda Aceh, maka belum sempat saya sikapi serius," kata Safaruddin melalui layanan Whatsapp Messenger kepada Serambinews.com, Selasa (26/1/2015). 

(VIDEO: Mantan Kombatan Aceh Timur Tinju Eks Libya)

Safar mengaku sangat kaget ketika membaca berita Serambinews.com bahwa orang-orang yang menjumpainya itu ternyata akhirnya melampiaskan kekesalan dengan cara mengambil paksa dan "menyandera" salah satu staf BP2A. (BACA: Mantan Kombatan Aceh Timur Tinju Eks Libya di Dhapu Kupi)

Menurut dia, para mantan kombatan GAM ini menuntut honor mereka yang sudah satu tahun (selama 2015) tidak pernah dibayar lagi oleh BP2A.

"Saya tidak menyangka mereka tidak sabar lagi untuk menunggu. Mungkin mereka kesal karena tidak ada yang memfasilitasi. Nah, agar tidak ada kejadian lagi ke depan, kami akan memfasilitasi mereka untuk menempuh jalur hukum dengan cara menggugat Pemerintah Aceh dan BP2A," ungkap Safaruddin. (BACA : Tinju Eks Libya, Ayah Rayeuk: Nyoe Awak Peungeut Eks Kombatan, Hoka Wartawan)

"Semoga dalam sidang nantinya akan tercapai penyelesaian yang baik. Tapi kami berharap Pemerintah Aceh bisa menyelesaikan persoalan ini tanpa perlu harus melalui jalur pengadilan. Karena ini persoalan antarsesama eks kombatan, ya sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Safaruddin.

VIDEO lain lihat di www.serambinewstv.com 

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved