Teater Rongsokan Gelar Pementasan Lakon Dukun

Teater Rongsokan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar pementasan teater di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa

BANDA ACEH - Teater Rongsokan UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar pementasan teater di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) kampus setempat, Sabtu (30/1) sore. Teater yang dipentaskan berjudul “Dukun-Dukunan” karya Moliere yang diadaptasi oleh Puthut Buchori dan disutradarai oleh Iwan Anak Bundo.

Pimpinan Produksi Lakon, Rebianti Agusman mengatakan, naskah tersebut merupakan naskah yang sederhana. Namun katanya, sarat dengan pesan moral di semua dialognya. Sementara pemain dalam lakon tersebut adalah para aktor muda dan aktor yang sudah berpengalaman yang dimiliki komunitas teater UIN Ar-Raniry itu.

“Cerita ini cerita biasa tapi sangat bermakna karena sarat dengan pesan-pesan moral,” kata Rebianti Agusman dalam siaran pers yang diterima Serambi tadi malam.

Katanya, pementasan yang dibawakan oleh Teater Rongsokan itu menampilkan dua sisi kehidupan yang bertolak belakang. Cerita dalam lakon itu adalah representatif dari hal-hal mistis seperti dukun yang sulit dipercaya dan susah dicari di zaman modern dengan teknologi canggih saat ini. “Kisahnya tidak horor seperti judulnya, tapi ini kisah tentang dua keluarga yang terlibat dalam mencari dukun,” kata Rebianti.

Dalam siaran pers yang diterima Serambi tadi malam, pementasan itu dihadiri oleh sejumlah seniman di Banda Aceh, mahasiswa, dan pecinta teater. Pementasan itu juga dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry, Dr Syamsul Rijal MA. Dalam sambutannya ia mengapresiasi semua bentuk kegiatan kreatifitas mahasiswa.

Tapi, tambah Syamsul Rijal, mahasiswa jangan meninggalkan tugas-tugas pokok yaitu kuliah. “Kegiatan kesenian seperti teater ini akan lebih bagus jika dibarengi dengan prestasi akademik yang baik,” pungkas Syamsul Rijal.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved