Kamis, 18 Juni 2026

BNPT: 19 Pesantren Terindikasi Ajarkan Radikalisme

Oleh sebab itu ia berencana membicarakan temuan tersebut dengan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan ormas-ormas Islam.

Tayang:
Editor: Fatimah
(CNNIndonesia Internet)
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saut Usman Nasution menyatakan terdapat 19 pondok pesantren yang terindikasi mengajarkan doktrin bermuatan radikalisme dikutip dari cnnindonesia.com.

Saut menjelaskan, dari hasil proses profiling timnya di lapangan, 19 pondok pesantren itu terlihat mendukung dan menyemaikan ajaran radikalisme di Indonesia.

Oleh sebab itu ia berencana membicarakan temuan tersebut dengan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia, dan ormas-ormas Islam.

"Apakah (indikasi itu) sudah valid betul, apakah masih ada penambahan atau pengurangan? Karena di Indonesia ini umat beragama menjalankan ibadah bermacam-macam. Ada yang punya pemahaman itu (radikal) masih wajar-wajar, ada yang punya pemahaman ini sangat luar biasa," ujar Saut di Jakarta.

Ia melanjutkan, "Tapi intinya, kami melihat 19 (pondok pesantren) ini sudah ada keterlibatan (dengan gerakan radikal), apakah dosennya, pengajarnya, atau termasuk santrinya yang ada dalam kelompok radikalisme yang selama ini diproses hukumnya di Indonesia. Itu kriteria kami."

Saut mengatakan BNPT belum bisa melakukan tindakan apapun selain memantau perkembangan 19 pondok pesantren tersebut. BNPT, kata Saut, tidak berwenang untuk mencabut izin operasi pondok pesantren.

"Kami hanya mengingatkan kepada seluruh stakeholder yang ada, kementerian dan kelembagaan, 'Ini loh kondisi yang ada', biar nanti ditindaklanjuti oleh masing-masing," kata Saut.

Saut membeberkan, 19 pondok pesantren yang terindikasi BNPT mendukung radikalisme ialah Pondok Pesantren Al-Muaddib, Cilacap; Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Lamongan; Pondok Pesantren Nurul Bayan, Lombok Utara; Pondok Pesantren Al-Ansar, Ambon; Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah, Makassar; Pondok Pesantren Darul Aman, Makassar; Pondok Pesantren Islam Amanah, Poso; Pondok Pesantren Missi Islam Pusat, Jakarta Utara; Pondok Pesantren Al-Muttaqin, Cirebon; Pondok Pesantren Nurul Salam, Ciamis; dan beberapa pondok pesantren lain di Aceh, Solo, dan Serang.

"Ini yang menurut kami terindikasi radikalisme, tapi mereka ini bisa saja protes. Sah-sah saja, karena kita dalam beragama bebas (menjalankan ibadah)," ujar Saut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
Live
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved