Hindari Propaganda ISIS dari Anak-anak, FBI Ciptakan Game Online 'Slippery Slope'

Namun, itu bukan sembarang permainan, sebab dikatakan permainan itu dibuat untuk menghindari anak dari pengaruh propaganda kelompok ISIS.

Hindari Propaganda ISIS dari Anak-anak, FBI Ciptakan Game Online 'Slippery Slope'
Daily Mail/Federal Bureau of Investigation
Game Online Slippery Slope 

SERAMBINEWS.COM - Biro investigasi AS atau FBI dikabarkan telah merilis sebuah permainan online untuk anak, berjudul 'Slippery Slope'.

Namun, itu bukan sembarang permainan, sebab dikatakan permainan itu dibuat untuk menghindari anak dari pengaruh propaganda kelompok ISIS.

Permainan tersebut menampilkan seekor kambing yang harus dikendalikan lajunya untuk menghindari rintangan yang dapat membuat kambing itu meledak.

Menurut Daily Mail, cara memainkan atau mengendalikannya dapat dilakukan menggunakan tombol keyboard kiri dan kanan.

Permainan itu terbagi dalam banyak level, semakin lama bermain permainan tersebut semakin susah dan menantang.

FBI merilis permainan tersebut dalam sebuah situs internet baru, 'Don't be a Puppet' (Jangan Jadi Boneka) yang dirancang sebagai situs anti-ISIS.

Melalui permainan 'Slippery Slope', dikatakan FBI ingin menanamkan logika pada penggunanya bahwa mengikut ISIS itu berbahaya.

ISIS memang kerap melancarkan propaganda melalui internet dan selalu menyasar kaum muda seperti anak-anak, terlebih di kisaran umur remaja.

Pada tiap level, ditunjukkan beberapa pesan berisi logika ISIS yang disebut "sesat", seperti "Kekerasan adalah cara untuk mempertahankan keyakinan kita".

Dengan menampilkan pesan-pesan itu, diharapkan pengguna dapat memahami bahwa argumen-argumen ala ISIS itu harus dihindari karena sesat.

"Kami ingin remaja menggunakan kemampuan berpikir kritis menghadapi masalah ini," demikian pernyataan FBI, menjelaskan manfaat permainan itu.

Situs 'Don't be a Puppet' juga menyediakan informasi seputar kekerasan ekstrimisme dan menegaskan bahwa kekerasan bukanlah solusi atas apapun. (The Guardian/Daily Mail)

Editor: Yusmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved