Dakota Selatan Akan Pisahkan Toilet untuk Transjender

Undang-undang yang sudah disetujui senat kini berada di meja Gubernur Dakota Selatan Dennis Daugaard untuk ditandatangani.

Dakota Selatan Akan Pisahkan Toilet untuk Transjender
SHUTTERSTOCK
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Dakota Selatan akan menjadi negara bagian AS pertama yang melarang kelompok transjender menggunakan toilet konvensional.

Senat Dakota Selatan, Selasa (16/2/2016), meloloskan undang-undang itu lewat voting dengan perolehan suara 20-15.

Undang-undang yang sudah disetujui senat kini berada di meja Gubernur Dakota Selatan Dennis Daugaard untuk ditandatangani.

Jika gubernur menandatangani undang-undang tersebut maka toilet sekolah, ruang loker dan kamar mandi hanya bisa digunakan siswa dengan jenis kelamin yang secara biologis sama.

Undang-undang itu mengatur jika seorang pelajar mengaku sebagai transjender dan hal tersebut diakui orangtua siswa itu secara tertulis, maka siswa tersebut harus mendapatkan "akomodasi" yang sesuai.

"Akomodasi yang sesuai" itu bisa termasuk toilet tersendiri, toilet unisex atau penggunaan toilet dan ruang ganti yang terkendali.

Gubernur Daugaard mengatakan, langkah tersebut nampaknya sebuah ide yang bagus namun dia berencana mendengarkan sejumlah kesaksian sebelum membuat keputusan.

Daugaard mengatakan dia belum pernah bertemu seorang transjender dan berharap tidak akan bertemu mereka sebelum mengambil keputusan agar tetap bisa berpikir obyektif.

Namun, langkah senat ini dianggap sebuah omong kosong oleh Ashley Joubert-Gaddis dari lembaga The Center of Equality.

"Undang-undang ini adalah tentang manusia nyata, dan dia (Gubernur) harus duduk bersama orang-orang yang memilih dia dan mendengar suara mereka," kata Ashley kepada CNN.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved