Hotel SYL di Mogadishu Kembali Diserang, 14 Warga Somalia Tewas

Hotel dan taman yang menjadi lokasi serangan tersebut dikatakan terletak dekat istana kepresidenan dan kantor perdana menteri di ibukota Somalia itu.

Hotel SYL di Mogadishu Kembali Diserang, 14 Warga Somalia Tewas
The Guardian/AFP/Getty Images/Mohamed Abdiwaha
Seorang korban cedera yang dibopong di lokasi kejadian serangan bom dan penembakan di Hotel SYL, Mogadishu, Somalia, Jumat (26/2/2016). 

SERAMBINEWS.COM, MOGADISHU - Setidaknya 14 orang tewas akibat serangan bom dan penembakan yang terjadi di sebuah hotel di Somalia, Jumat (26/2/2016).

Kejadian itu terjadi di Hotel SYL, Mogadishu, Somalia, di mana dua aksi bom bunuh diri terjadi di dekat pos petugas keamanan hotel dan Peace Garden.

Sempat terjadi juga baku tembak antara petugas keamanan hotel dan pelaku serangan selama kurang lebih satu jam, yang menewaskan empat pelaku.

Termasuk menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut adalah seorang pelaku bom bunuh diri, empat orang pelaku penembakan, dan sembilan warga sipil.

"Jumlah (korban) diperkirakan bisa jadi akan bertambah," kata pejabat kepolisian setempat, Ibrahim Mohamed, dikutip AFP.
Tenaga medis setempat menyebutkan sebanyak 25 orang mengalami cedera akibat serangan ini.

Hotel dan taman yang menjadi lokasi serangan tersebut dikatakan terletak dekat istana kepresidenan dan kantor perdana menteri di ibukota Somalia itu.

Oleh karena itu, prosedur pengamanan ketat pun diberlakukan di hotel tersebut, sehingga pelaku penyerangan tak sampai masuk hotel.

Serangan tersebut telah diklaim oleh kelompok militan Al-Shabaab, yang berafiliasi dengan kelompok Al-Qaeda, melalui sebuah pernyataan singkat.

"Militan Al-Shabaab telah melakukan serangan di hotel SYL, dekat istana presiden," demikian konfirmasi dari Al-Shabaab, melalui media sosial.

Ini merupakan kedua kalinya hotel SYL menjadi target serangan dalam setahun terakhir, setelah aksi bom bunuh diri Januari 2015 lalu yang menewaskan 5 orang. (AFP/The Guardian)

Editor: Yusmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved