Bedcover Kain Perca Diminati Warga Luar

Pemakaian bedcover bukan barang yang langka lagi saat ini, bedcover justru sudah menjadi

Bedcover Kain Perca Diminati Warga Luar
Owner Kraftology Banda Aceh memperlihatkan karya handmadenya berupa sarung bantal, bedcover dan baby beding di tokonya. Produk patchwork ini diminati oleh warga Banda Aceh hingga wisatawan lokal, dijual mulai harga ratusan hingga jutaan rupiah, Selasa (22/3).SERAMBI/MASYITAH RIVANI 

BANDA ACEH - Pemakaian bedcover bukan barang yang langka lagi saat ini, bedcover justru sudah menjadi kebutuhan tersendiri di dalam rumah tangga, peningkatan permintaan bedcover meningkat seiring meningkatnya pemakaian air conditionar di rumah-rumah warga. Seakan memanfaatkan peluang yang ada, Owner Kraftologie yang berada di Jalan Gabus, Banda Aceh, Riva Syamsuddin mengkreasikan bedcover yang biasa menjadi bedcover luar biasa dengan tampilan manis, unik dan lebih menarik.

Bermodal kain perca dan kreatiVitas ia menuangkan konsep-konsep yang gemilang, bedcover berbahan dasar kain perca dan dibuat dengan tangan (handmade) ini semakin diminati seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap bedcover.

Tak jarang, sekarang bedcover kain perca handmade ini menjadi buah tangan bagi pelancong yang datang ke Banda Aceh dan mulai dipasarkan ke luar Aceh berkat gencarnya promosi melalui sosial media Kraftologie.

Riva Syamsuddin kepada Serambi, Selasa (22/3), mengatakan, Kraftologie selain menjual bedcover juga menjual kerajinan tangan lainnya seperti sarung bantal kursi tamu dari kain perca, dompet, tas, hingga set tidur bayi atau baby beding yang unik dengan harga terjangkau.

“Memang yang paling diminati saat ini bedcover dan baby beding, selain untuk keperluan di rumah, sekarang banyak yang order untuk kado atau hadiah,” ujar Riva. Riva mengatakan, untuk konsep yang akan dibuat diserahkan kepada pelanggannya ingin dibuatkan seperti apa, tetapi bila pelanggannya menyerahkan konsep dan ide-ide kreatifnya kepada mereka, pihaknya siap membantu.

Ia menambahkan, saat ini yang banyak menarik pelanggannya adalah konsep vintage, dengan motif shabby chic dan motif polkadot. “Untuk lebih terlihat kesan vintage, kadang banyak yang ingin kita tambahkan renda-renda polos di sekelilingnya atau hanya untuk pemanis saja,” ucap Riva.

Untuk orderan, menurut Riva, dalam jangka waktu dua hingga tiga minggu ia dan karyawannya mampu menyelesaikan satu orderan bedcover, tapi bagi yang memesan untuk baby beding dapat diselesaikan lebih cepat.

Bedcover tempahan itu kini dihargai mulai dari Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta. Sedangkan untuk baby beding dijual kisaran Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu.

“Harga sangat tergantung dengan detail dan kerumitan pengerjaan kita. Untuk pengantin, bisa memesan dua bulan sebelum hari H, kita dapat memenuhi permintaan bukan hanya bedcover saja, tetapi juga hingga set kamar pengantin lainnya seperti gorden, tutup lampu tidur, dan sprei,” tandasnya. (avi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved