Droe Keu Droe

Kemana Kelebihan Uang Pajak Ranmor Kami?

KEJADIAN ini berawal ketika saya membayar pajak sepeda motor Kantor Samsat yang beralamat

KEJADIAN ini berawal ketika saya membayar pajak sepeda motor Kantor Samsat yang beralamat di Gampong Geulumpang Payong, Kabupaten Bireuen, pada Kamis (14/4) lalu. Setelah saya fotocopy semua data yang diperlukan, saya diarahkan petugas ke teller 1 (petugas pajak sipil). “Jumlahnya Rp 365.000 dek,” kata petugas itu.

Saya terkejut, karena angkanya beda jauh dengan perkiraan saya, padahal saya tidak dalam posisi telat bayar. Kemudian, karena teller 1 juga banyak pelanggan (atau apalah istilah yang cocok) saya diarahkan ke teller 2 (petugas dari polisi). “Jumlahnya Rp 370.000 dek,” katanya. Sambil menyerahkan uang, saya berkata: “Tadi katanya cuma Rp 365.000.”

Setelah menunggu sekitar 15 menit, akhirnya bukti pembayaran pajak sepmor saya selesai dan saya perhatikan di sana tertulis Rp 305.000. Lalu, kemanakah uang saya Rp 60.000 lagi? Tentu, hanya mereka dan Allah Swt yang tahu. Kapan maju, jika oknum aparatur birokrasinya masih bobrok begini? Ini hanya sedikit kekecewaan dari saya warga Bireuen, mewakili warga-warga lainnya.

Saiful Bahri
Mahasiswa IAIA Samalanga. Email: ariielsheila@gmail.com

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved