Droe Keu Droe

Dewan Takut kepada Calon Independen?

BEBERAPA hari ini saya membaca bahwa terjadi kekisruhan tentang syarat bagi calon independen

BEBERAPA hari ini saya membaca bahwa terjadi kekisruhan tentang syarat bagi calon independen. Kepada dewan tolonglah pengertian, jangan karena takut calon dari partai Anda kalah dalam Pilgub kali ini. Ini menunjukkan bahwa Anda menyadari partai Anda yang berkuasa saat ini tidak lagi dipercayai oleh rakyat, sehingga banyak muncul calon-calon dari luar partai.

Persyaratan yang sangat tidak masuk akal adalah meminta tanda tangan keuchik, menempel di dinding pengumuman desa dan surat dukungan harus bermaterai 6.000. Nah, kalau seandainya keuchik memberi tanda tangan, maka ia berarti tidak netral lagi karena telah mendukung salah satu calon. Demikian pula menempel nama-nama calon pendukung, berarti tidak independen lagi dan tak sesuai dengan asas pemilu yang Luber dan Jurdil.

Dan mengenai surat dukungan harus bermaterai 6000 adalah upaya dari Dewan terhormat untuk memaksa seorang calon gubernur untuk melakukan korupsi. Jika jumlah penduduk Aceh (data BPS Aceh) 4.906.835 orang. Maka 3% dari jumlah tersebut adalah 147.205 orang (jumlah dukungan yang harus ada), dikalikan 6.000 per lembar materai maka uang yang harus dikeluarkan oleh seorang calon independen untuk membeli materai adalah Rp 883.230.000.

Sungguh angka yang fantastis, belum lagi biaya kampanye dan lainnya. Jadi, tolonglah bapak dewan pikirkan, saya tidak berkepentingan di sini, karena tidak mencalonkan diri. Boleh saja syarat yang Anda ajukan. Akan tetapi bagaimana jika syarat juga berlaku buat Anda selaku anggota dewan, yaitu Dana Aspirasi yang sarat korupsi dihapuskan!

Muslim AR, S.H.
Seorang warga masyarakat. Email: moslem_atjeh@yahoo.co.id

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved