Kecanduan Pornografi Bisa Dicegah

Relawan ahli Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Aceh, Quddus Husein, meyakini peningkatan

NET
Katakan tidak pada pornografi 

Langkah yang terbaik bagi orang tua yang mendapati anaknya mengakses pornografi, menurutnya adalah dengan membicarakannya dari hati ke hati, tentang bahaya dari pornografi itu. Quddus menyebutkan, hingga saat ini belum ada pusat rehabilitasi khusus pecandu pornografi di Aceh. Pemuda pecandu hal cabul biasanya dihukum oleh gurunya di sekolah, pesantren, atau lembaga pendidikan lainnya tanpa mengobati rasa kecanduannya itu.

“Bila pecandunya masih anak-anak, pusat rehabilitasi terbaik adalah rumahnya dan oleh orang tuanya sendiri. Namun Pemerintah Aceh sebaiknya mendirikan pusat rehabilitasi untuk umum, sebab pornografi sudah jadi masalah serius,” timpal dia.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Informasi Teknologi (MIT) Aceh, Teuku Farhan mengatakan, saat ini telah tersedia aplikasi pengawasan orang tua (parental control) untuk pengguna android bernama “Kakatu”, yang dapat diunduh melalui Application Store.

“Aplikasi buatan anak Indonesia ini sangat berguna bagi orang tua yang khawatir anaknya mengakses pornografi. Aplikasi ini memproteksi anak dari kecanduan game, konten berbahaya yang mengandung unsur pornografi, kekerasan, dan bullying,” jelas Farhan.

Menurutnya, terobosan itu merupakan salah satu solusi untuk mencegah kecanduan anak terhadap gadget. Dia sebutkan, Kakatu dapat mengatur konten yang dapat diakses oleh anak, durasi penggunaannya, dan banyak fitur lainnya. “Aplikasi Kakatu yang sudah diunduh dapat diatur sendiri oleh orang tua yang mengetahui passwordnya. Jadi anak tidak dapat menghapus aplikasi ini,” katanya.

Selain itu ujar Farhan, MIT Aceh sedang melakukan survei untuk mengetahui bagaimana penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada masyarakat Aceh. “Hasil survei ini akan diumumkan ke publik. Masyarakat bisa berpartisipasi dengan membuka website mit.or.id dan mengklik pilihan survei,” tandas Farhan.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved