Kejari Singkil Didesak Usut Dugaan Penggelapan Dana Sertifikasi Guru
Sebaliknya ada oknum guru yang tidak mengajar di daerah terpencil tapi mendapat tunjangan.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Amirullah
Laporan: Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Aceh Singkil, melakukan unjuk rasa ke kantor Dinas Pendidikan setempat, Selasa (17/5/2016). Mayoritas guru yang berunjuk rasa berasal dari Kepulauan Banyak.
Guru datang dengan membawa spanduk berisi tuntutan lalu berorasi di halaman kantor dinas. Dalam salah satu tuntutanya mendesak Kejati Aceh dan Kejari Singkil, mengusut dugaan penggelapan dana kekurangan pembayaran tunjangan sertifikasi guru tahun 2014 senilai Rp 800 juta di Dinas Pendidikan Aceh Singkil.
“Kami meminta aparat penegak hukum mengusut maslah ini,” teriak M Najur Ketua KoBar-GB Aceh Singkil.
Tuntutan lain pengunjuk rasa meminta semua guru di Pulau Banyak dan daerah terpencil lainya mendapat tunjangan.
“Kami meminta Dinas Pendidikan keluarkan SK guru daerah terpencil. Kalau tidak kami terus melakukan mogok mengajar,” kata Nazur.
Menurut pengunjuk rasa Pulau Banyak merupakan daerah terpencil, tetapi gurunya tidak mendapat tunjangan daerah terpencil.
Sebaliknya ada oknum guru yang tidak mengajar di daerah terpencil tapi mendapat tunjangan.
“Kami punya SK-nya ada guru bukan di daerah terpencil tapi dapat tunjangan daerah terpencil,” kata Yusril Ketua KoBar-GB Pulau Banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/demo-singkil_20160517_135156.jpg)