Droe Keu Droe

Surat Terbuka untuk Kapolda Aceh dan Samsat Lhokseumawe

PADA Selasa (10/5/2016) lalu, saya ke kantor Samsat Lhokseumawe untuk membayar pajak

PADA Selasa (10/5/2016) lalu, saya ke kantor Samsat Lhokseumawe untuk membayar pajak sepeda motor. Awalnya saya menunjukkan lembaran Surat Keterangan Penetapan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang tertera berjumlah Rp 221.000. Namun, seorang petugas di Samsat mengatakan bahwa saya harus membayar Rp 271.000, atau tambah Rp 50.000 dari jumlah yang tertera itu.

Saya pertanyakan, apa dasarnya saya harus membayar dengan jumlah demikian? Petugas tersebut mengatakan saya tidak membawa KTP asli sesuai nama pemilik sepmor. Saya pertanyakan lagi, dasar hukumnya mana? Akhirnya petugas tersebut mengatakan bahwa itu adalah ketetapan. Namun, kemudian ia berdalih tidak tahu menahu soal itu dan mempersilakan saya menanyakannya kepada seorang polisi yang duduk di sebelah kanannya.

Oleh karena itu, saya mengharapkan kiranya Bapak Kapolda Aceh dan Samsat Lhoksemawe, dapat menjelaskan apakah pengutipan uang sebesar Rp 50.000 setiap pengesahan STNK itu, memang aturan yang ada landasan hukumnya? Kalau ini aturan, tolong ditempelkan atau disosialisasi kepada masyarakat agar tidak dianggap sebagai pengutan liar. Terima kasih.

Fakhrul Rijal, MA
Peneliti di Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA). Email: rijal_express@yahoo.co.id

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved