Kecam Kekerasan Seksual, HMI Demo di Bundaran Rencong Lhokseumawe
HMI juga meminta kepada pemerintah Aceh, untuk segera mengambil kebijakan hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku pelecahan seksual.
Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Amirullah
Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lhokseumawe, melakukan aksi mengecam pelaku kekerasan seksual yang selama ini kerap terjadi di Aceh.
Aksi itu dilakukan di Bundaran Tugu Rencong, Simpang Kuta, Blang, Lhokseumawe, Kamis (19/5/2016).
Mahasiswa dari HMI itu mengecam kekerasan seksual yang mengakibatkan kematian Y (14) seoarang anak perempuan berasal dari salah satu desa termiskin di Bengkulu.
Tingginya angka kejahatan seksual terhadap kaum perempuan dan anak dibawah umur, mahasiswa sebagai generasi muda yang tergabung di HMI Lhokseumawe dan Aceh Utara, melakukan aski damai dan menyatakan sikap mengutuk perbuatan pelecahan seksual.
Aksi di mulai sejak pukul 10.30 WIB, yang dikawal ketat polisi Polres, Lhokseumawe.
"Kami hari ini mulai dari pribadi masing-masing, dan semuanya yang terlibat di HMI akan mensosialisakian, supaya isu ini bukan untuk diikuti tapi mengajak masyarakat supaya menjaga diri dari kekejaman pelaku seksual," kata Rahmadi M Ali Ketua Umum HMI Lhokseumawe dan Aceh Utara.
HMI juga meminta kepada pemerintah Aceh, untuk segera mengambil kebijakan hukuman yang seberat-beratnya bagi pelaku pelecahan seksual. Dan segera sahkan peraturan pemerintahan pengganti undang-undang (perpu) kekerasan seksual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hmi_20160519_152335.jpg)