Jalan Tol Aceh Dimulai Tahun Ini

Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pembangunan jalan tol Trans-Sumatera

Jalan Tol Aceh Dimulai Tahun Ini
PRESIDEN Jokowi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan Dirut PLN Pusat Sofyan Basir, menekan tombol sirine tandadimulainya peresmian PLTMG 184 MW di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (2/6). 

* Janji Jokowi Saat Resmikan PLTMG

LHOKSEUMAWE - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pembangunan jalan tol Trans-Sumatera untuk wilayah Aceh akan dimulai akhir tahun ini. Tapi untuk mewujudkannya, dibutuhkan peran aktif dari Gubenur Aceh dan seluruh bupati/wali kota, terutama dalam pembebasan lahan.

Hal itu diungkapkan Kepala Negara saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis (2/6) pagi.

Menurut Jokowi, untuk pembangunan tol Trans-Sumatera, di wilayah Lampung sudah mulai dikerjakan sejak setahun lalu. Dia berharap, pembangunan tol Aceh bisa dimulai akhir tahun ini, sehingga dari arah barat dibangun, dari timur pun dibangun. Lalu, nantinya bersambung di tengah-tengah.

Begitupun, Presiden Jokowi mengharapkan agar pembangunan tol bisa segera dimulai di Aceh tahun ini. Untuk itu, perlu ada peran aktif dari gubernur, bupati, dan wali kota di provinsi.

Dana untuk pembebasan lahan, kata Jokowi, dibiayai oleh pusat. Namun, pemerintah daerah diharapkan perannya aktif mengimbau dan mengajak masyarakat agar mau melepaskan lahan yang akan dijadikan lintas tol. “Andaipun duit ada, tapi tidak bisa dikerjakan karena terhambat pembebasan lahan, ya sama saja,” jelasnya.

Menurutnya, persoalan yang sering timbul di lapangan selama ini adalah pembebasan lahan untuk pembangunan, baik itu untuk jalan tol, pelabuhan, pembangkit tenaga listrik, maupun untuk bandar udara (bandara). Terhambatnya persoalan ini, imbuh Jokowi, karena pemimpinnya tidak mau berbicara dengan rakyat. Seharusnya, rakyat didekati dan diberi pengertian apa manfaat pembangunan tersebut.

“Pengalaman saya masalah ring road di Jakarta. Sudah 14 tahun terhenti pembangunannya, padahal hanya tinggal 1,5 kilometer lagi. Hal ini akibat 143 keluarga tak mau pindah. Namun, saat saya memimpin Jakarta, saya lakukan pendekatan, diberi pengertian dan penjelasan tentang pembangunan tersebut. Hasilnya, empat bulan selesai dikerjakan,” jelasnya.

Presiden juga menyinggung bahwa setiap provinsi atau kabupaten/kota yang dia kunjungi, persoalan yang dihadapai warganya semua sama, yakni kekurangan arus listrik. Oleh karenanya, terus dicarikan solusi dengan cara membangun PLTMG seperti yang diresmikan kemarin.

“PLTMG adalah upaya untuk mengatasi kekurangan arus listrik di Aceh. Untuk bisa dioperasikan, pembangunan rekonstruksinya tiga bulan dan mesinnya membutuhkan waktu hanya enam bulan,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved