Breaking News:

Pemuda Tawuran di Terminal, 1 Luka

Dua kelompok pemuda, Senin (20/6) sekitar pukul 20.00 WIB terlibat tawuran di kompleks Terminal

Editor: bakri

* Dipicu Suara Petasan

LHOKSEUMAWE - Dua kelompok pemuda, Senin (20/6) sekitar pukul 20.00 WIB terlibat tawuran di kompleks Terminal Labi-labi Desa Keude Aceh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Akibatnya, seorang dari mereka mengalami luka-luka di kepala. Tawuran itu dipicu oleh suara petasan di kawasan tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Ramli Ishaq, menjelaskan, tawuran berawal ketika dua pemuda di kompleks terminal itu membakar mercon. Suara petasan tersebut membuat warga sekitar terkejut.

“Karena itu, seorang warga setempat kemudian menegur kedua tersebut. Tidak terima dengan teguran itu, pemuda yang membakar mercon itu marah-marah dan kemudian berkelahi dengan warga yang menegurnya. Tak lama kemudian, kawan-kawan mereka yang ada di sekitar lokasi juga ikut berkelahi. Sehingga, suasananya berubah menjadi tawuran,” jelas Ramli Ishaq.

Beberapa menit setelah tawuran, lanjut Iptu Ramli, pihaknya tiba di lokasi. “Saat melihat kami, pemuda yang terlibat tawuran itu langsung melarikan diri. Yang tinggal di lokasi hanya seorang pemuda asal Keude Aceh dan ia mengalami luka di kepala. Lalu, personil kami membawanya ke rumah sakit. Setelah diobati, pemuda itu dibolehkan pulang karena lukanya tak parah,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan, sampai Selasa (21/6) siang belum ada pihak yang melapor terkait tawuran tersebut. “Tapi, kita sudah berkoordinasi dengan aparat desa setempat agar masalah ini bisa diselesaikan di tingkat gampong saja,” demikian Iptu Ramli.

Sekitar dua jam setelah tawuran, tim Polres Lhokseumawe bersama anggota Satpol PP setempat langsung merazia mercon ke lapak-lapak pedagang di kota itu. Dalam razia tersebut, polisi menyita berbagai jenis petasan dari para pedagang.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir SE mengatakan, razia itu digelar dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban. “Bagi pedagang yang kedapatan menjual petasan, untuk tahap awal hanya diberikan peringatan. Sementara mercon yang kami sita tak dikembalikan ke pedagang, tapi akan kita musnahkan,” ungkapnya.(bah)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved