Kandidat di Aceh Timur Sepakat Jaga Damai

Para kandidat bupati/wakil bupati Aceh Timur, sepakat untuk bersama-sama menjaga

* Ditegaskan dalam Pertemuan dengan Forkopimda

IDI - Para kandidat bupati/wakil bupati Aceh Timur, sepakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan suasana damai selama berlangsungnya Pilkada 2017. Kesepakatan itu disampaikan oleh masing-masing tim pemenangan, dalam pertemuan silaturahmi kamtibmas antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Timur dengan Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati Aceh Timur, di Aula Mapolres setempat, Senin (27/6).

Kegiatan yang dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, dihadiri Sekda M Ikhsan Akhyat, Kepala Kesbangpolinmas M Amin, Kajari Idi M Ali Akbar, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, Komisioner KIP Aceh Junaidi, dan Komisioner Panwaslih Heri Syahputra.

Sementara dari tim pemenangan balon bupati Aceh Timur, hadir masing-masing puluhan pendukung pasangan calon H Hasballah HM Thaib-Syahrul bin Syamaun, Ridwan Abubakar (Nek Tu)-Tgk Abdul Rani (Polem), dan pendukung calonbup Abdul Hadi Abidin alias Adi Maros.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, kepada wartawan menyebutkan, hasil dari pertemuan ini para pihak sepakat untuk melaksanakan pilkada damai di Aceh Timur. “Hasil pertemuan ini kita semua sepakat untuk melaksanakan Pemilukada damai dengan menandatangani pakta integritas yang akan kita laksanakan beberapa waktu ke depan di ISC Idi Rayeuk,” ungkap AKBP Rudi Purwiyanto didampingi Dandim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar.

Kapolres mengatakan, pertemuan silaturahmi yang akan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas ini dilakukan, agar ke depan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan yang terjadi antara tim pemenangan. “Permasalahan yang terjadi sebelumnya antara tim pemenangan itu karena kesalahpahaman saja,” katanya.

“Dengan penandatanganan pakta integritas ini nantinya, kita harapkan ke depan tidak ada lagi miskomunikasi, jadi semua pihak bisa saling menjaga dan introspeksi diri. Makanya kita berikan mereka sosialisasi supaya mereka paham,” ungkap AKBP Rudi Purwiyanto.

Untuk pengamanan Pilkada, kata AKBP Rudi Purwiyanto, pihaknya akan melibatkan seluruh personel Polres Aceh Timur, dan akan ditambah oleh Personel Polda Aceh termasuk anggota Kodim 0104/Atim. “635 Personel Polres Aceh Timur akan kita libatkan untuk pengamanan Pilkada di Aceh Timur. Informasinya juga akan ditambah oleh Personel Polda Aceh sebanyak 300 orang untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Insya Allah berkat dukungan semua pihak kita harapkan Pilkada 2017 di Aceh Timur berjalan sukses,” ujarnya.

Namun, jika terjadi keributan, kata Kapolres, pihaknya akan melihat permasalahannya, secara perorangan atau kelompok. “Kalau persoalannya berkelompok, di Aceh kan ada Qanun nomor 8 tahun 2009 yang mana berdasarkan qanun itu ada 18 perkara yang bisa kita damaikan, jadi tidak semua persoalan ujung-ujungnya diproses hukum,” kata dia.

Forkopimda Aceh Timur, juga akan turun tangan untuk menyelesaikan jika ada permasalahan yang terjadi antar kelompok. “Permasalahan muncul karena ada penyumbatan-penyumbatan. Sekarang apa yang penyebabkan penyumbatan, itu yang akan kita cari dan akan kita selesaikan,” ungkap Kapolres AKBP Rudi Purwiyanto.

Komisioner KIP Aceh Junaidi yang juga hadir pada pertemuan silaturahmi kamtibmas antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Timur dengan Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati Aceh Timur, Senin (27/6), mengharapkan agar persoalan KIP Aceh Timur, cepat selesai.

“Kita berdoa, agar persoalan KIP Aceh Timur secepatnya selesai. Karena di dalam undang-undang pengambilalihan ini hanya untuk sementara. Sementara itu artinya sangat relatif, tapi prinsipnya pengambilalihan ini bukan suka-sukanya KIP Aceh, tapi ada perintah undang-undang,” ungkap Junaidi menjawab Serambi usai pertemuan tersebut.

Semenjak diambil oleh KIP Aceh, kata Junaidi, pihaknya sudah melakukan tahapan-tahapan Pilkada di Aceh Timur, sejak April 2016 lalu. “Tahapan Pilkada di Aceh Timur, sudah mulai kita lakukan sejak April 2016, seperti sosialisasi terhadap bakal pasangan calon dan partai politik, dan pembukaan pendaftaran PPK/PPS,” ungkap Junaidi.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved