Korban Rumah Terbakar Butuh Bantuan Rehab

Rasyidin M Daud (43), warga miskin asal Gampong Barat, Kecamatan Pidie, mengalami

SIGLI - Rasyidin M Daud (43), warga miskin asal Gampong Barat, Kecamatan Pidie, mengalami musibah terbakar rumah pada Senin (27/6) dini hari. Api diduga berasal dari dapur yang berasal dari kompor gas.

Rumah berkonstruksi kayu itu ditempati Rasyidin bersama istrinya, Syawari Ali (36) dan tiga anaknya bernama Muhammad Riki (12), Aura Kasih (3) dan Nanda Khalisah (3 bulan). Saat rumah itu terbakar, Rasyidin telah keluar untuk bekerja. Dalam suasana panik, Syawari Ali berhasil mengeluarkan anaknya dari dalam rumah, termasuk Nanda Khalisah yang saat itu tidur di ayunan.

“Kini saya tidak tahu harus tinggal dimana. Saya berharap bantuan material bangunan dari pemerintah agar bisa membangun kembali tempat tinggal kami,” ujarnya.

Beberapa saksi mata mengatakan. kebakaran tersebut terjadi jelang makan sahur. Saat itu, Rasyidin memanaskan air di kompor gas untuk menyeduh kopi. Usai minum kopi dan mematikan kompor gas, Rasyidin bergegas pergi bekerja sebagai petani di Kecamatan Keumala. Namun, beberapa menit setelah Rasyidin keluar, rumahnya pun terbakar oleh api yang menjalar dari dapur.

Anaknya, Aura Kasih yang pertama memberitahukan ibunya, bahwa merasa sangat kepanasan di dekat tempat tidurnya. Saat Syawari bangun dari tidurnya, api sudah membesar.

“Saya langsung mengeluarkan M Riki dan Aura Kasih lebih dahulu. Sementara Nanda Khalisah yang tidur di ayunan, terlambat saya keluarkan. Alhamdulillah kami bertiga selamat dari korbaran api,” kata Syawari Ali.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos) Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pidie, Megawati MM, mengatakan Pemkab akan membantu korban rumah terbakar itu sebesar Rp 3 juta.

“Syaratnya, pemilik rumah harus membuat usulan tertulis yang ditujukan kepada Bupati Pidie. Proposal itu harus ditandatangani keuchik dan camat,” sarannya.

Sedangkan untuk masa panik, Dinsosnaker telah menyalurkan bahan kebutuhan pokok dan selimut kepada keluarga Rasyidin yang tertimpa musibah.

Jajaran Kodim 0102/Pidie, Senin (27/6), menyalurkan bantuan masa panik untuk korban kebakaran lainnya yang menimpa warga keluarga M Yunus, warga Gampong Pante Sireen, Kecamatan Titeu Keumala, Pidie. Kebakaran itu terjadi Sabtu (25/6) malam pukul 20.30 WIB.

Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Usik Samwa Parana kepada Serambi, Senin (27/6) mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa beras, telur ayam, mi instan, serta air meniral, untuk meringankan beban hidup keluarga korban kebakaran.

Saat ini, M Yunus (55) dan lima anggota keluarganya ditampung sementara di rumah kerabatnya. Pihaknya juga membutuhkan bantuan untuk membangun kembali rumahnya yang ludes terbakar akibat meledak tabung elpiji.(c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved