Jaringan Telkomsel di Tamiang Terganggu

Dalam satu minggu terakhir, warga Aceh Tamiang mengaku dirugikan dengan buruknya

KUALASIMPANG – Dalam satu minggu terakhir, warga Aceh Tamiang mengaku dirugikan dengan buruknya jaringan telepon seluler menggunakan layanan Telkomsel (Simpati). Karena hubungan telepon sering kali terputus setiap 20 detik setelah jaringan tersambung.

“Hal ini membuat pelanggan Simpati Telkomsel, harus menelepon berulang-ulang, dan pulnyanya terus tersedot,” kata Johan (33), warga Kampong Buket Rata, Senin (18/7).

Ia mengaku sangat dirugikan dengan kualitas layanan yang buruk ini. “Setiap menelepon, belum sempat bicara, jaringan sudah putus. Sementara pulsanya jalan terus, dan untuk menelepon kembali sangat susah untuk tersambung lagi,” tambahnya.

Pengusaha rumah makan Dek Nur di Karang Baru, Zuana, malah mengaku sangat dirugikan atas gangguan layanan Telkomsel yang terjadi sebulan terakhir. “Karena pelanggan rumah makan yang melakukan order melalui telepon mengira kami sengaja memutus pembicaraan telepon. Sehingga banyak pelanggan yang tidak jadi order. Kami pun menderita kerugian yang cukup besar atas kondisi ini,” ungkapnya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Said Cut Nyak Dhien, Bambang Antariksa SH MH mengatakan, kondisi ini menandakan masih lemahnya perlindungan terhadap hak-hak konsumen pengguna jasa layanan Telkomsel. Menurutnya, dalam kondisi ini, warga sangat dirugikan karena mereka tidak dapat melakukan komplain dan tidak ada kompensasi dari penyelenggara jasa (Telkomsel) karena kalau menuntut secara hukum panjang dan berbelit belit. “Pemerintah harus memikirkan mekanisme konplain dan ganti rugi yang dapat di akses konsumen,” sarannya.

Manager Corporate Communications PT Telkomsel Area Sumatera, Hadi Sucipto, yang dikonfirmasi tadi malam, mengaku pihaknya tidak tahu jika di Kabupaten Aceh Tamiagn dan sekitarnya terjadi gangguan seperti yang disebut warga.

“Untuk wilayah Aceh Tamiang, saat ini belum ada laporan terjadi gangguan yang bersifat massif. Namun masukan dari pelanggan ini akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.(md)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved