Ikan Sitaan MV Silver Sea Laku Rp 21 M

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)

SABANG - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan pada Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan, Sumatra Utara, melaksanakan eksekusi lelang benda sitaan berupa ikan beku campuran dalam kapal MV Silver Sea 2 di Mako Lanal Sabang, Selasa (19/7). Ikan dalam kapal yang ditangkap KRI Teuku Umar 385 di perairan Sabang pada 12 Agustus 2015 itu laku terjual Rp 21 miliar.

Dilaporkan ikan hasil tangkapan kapal MV Silver Sea 2 itu kurang lebih 1.930.000 Kg dengan nilai limit Rp 9,65 miliar itu dimenangkan oleh pengusaha asal Surabaya, Syahril Abdurrahman dengan nilai tawaran akhir Rp 21 miliar. Prosesi pelelangan ikan beku campuran sitaan dalam kapal MV Silver Sea 2 berbendera Thailand dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banda Aceh, itu dimulai pukul 11.00 WIB dan berakhir pukul 12.45 WIB. Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Stasiun PSDKP Belawan, Basri, sebagai pejabat penjual.

Pelaksanaan lelang secara lisan yang dipimpin Angga Rahmazoni, itu ikut disaksikan Kepala Pengadilan Negeri (PN) Sabang, Noor Ichwan Ichlas Ria Adha, SH, Danlanal Sabang diwakili Palaksa Letkol Laut (KH) Hery Supriatno SH MH, serta sejumlah unsur Muspida lainnya.

Pelelangan secara terbuka itu diikuti lima peserta sebagai calon penawar, yakni PT Kohyama, PT Perindo, Syahril Aburrahman, Syahriman Munthe, Helmi. Proses pelelangan tersebut berlangsung alot.

Dalam pelelangan tersebut Syahril Abdurrahman, pengusaha asal Surabaya ditetapkan sebagai pemenang, setelah transaksi ke 51 unggul dengan nilai tawaran akhir Rp 21 miliar. “Setelah pelelangan ini dilakukan, maka semua ikan beku campuran dengan kondisi grade C, dengan jumlah kurang lebih 1.930.000 Kg bukan lagi tanggung jawab penjual. Karena itu kepada pemenang diminta untuk secepatnya mengangkut ikan di dalam kapal tersebut,” kata Angga Rahmazoni, panitia lelang KPKNL Aceh.

Sementara Kepala Stasiun PSDKP Belawan, Basri, usai pelaksanaan lelang itu, kepada Serambi mengungkapkan, penyidikan diserahkan kepada PPNS Perikanan Stasiun PSDKP Belawan.(az)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved