Warga Dusun Reformasi 7 Tahun tak Nikmati Listrik

Puluhan warga Dusun Reformasi, Gampong Paya Keutapang, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur

IDI - Puluhan warga Dusun Reformasi, Gampong Paya Keutapang, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, Kamis (21/7) mendatangi Kantor DPRK Aceh Timur, di Idi Rayeuk, untuk meminta dewan ikut mendesak perusahaan perkebunan sawit PT Padang Palma Permai (PPP) agar memberikan izin pembangunan jaringan listrik yang melintasi areal Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut.

Pasalnya, sudah tujuh tahun warga di dusun ini tak bisa menikmati listrik karena perusahaan swasta tersebut tak mengizinkan PLN membangun jaringan listrik di areal kebun mereka. “Kami minta dewan mendesak PT PPP memberi izin pembangunan jaringan listrik ke Dusun Reformasi yang melewati HGU PT PPP tersebut,” ungkap Kepala Dusun Reformasi, Mahdi (31) dan sejumlah warga lainnya.

Perwakilan warga, Ridwan, menyebutkan bahwa di dusun mereka terdapat 150 keluarga yang rumahnya tidak memiliki listrik sejak tujuh tahun lalu. Jaringan listrik yang dibangun PLN hanya sampai DIV 2 BSE HGU/areal PT PPP. Sedangkan, dari titik ini ke Dusun Reformasi mencapai 3 kilometer lagi, melewati HGU PT PPP yang telah ditanami sawit oleh perusahaan.

“Jalan satu-satunya masuk ke Dusun Reformasi yaitu melalui areal kebun PT PPP, begitu juga untuk pembangunan jaringan listrik. Karena, Dusun Reformasi dikelilingi oleh kebun sawit PT Patria Kamoe, PT Parasawita, dan PT PPP,” jelas Ridwan.

Pihak PT PLN Rayon Peureulak dan PT PLN Wilayah Aceh, sebelumnya sudah mennyetujui pembangunan jaringan listrik ke Dusun Reformasi. Tapi karena melewati HGU PT PPP dan belum mendapat izin penebangan pohon sawit dari pihak perusahaan, sehingga pembangunan jaringan/tiang listrik ini terkendala hingga sekarang.

Warga Dusun Reformasi, sudah berkali-kali menyurati PT PPP agar memberikan izin pembangunan jaringan listrik (izin penebangan pohon sawit yang mengenai jalur pembangunan aliran listrik, tapi pihak PT PPP tidak merespon. Karena itu mereka meminta DPRK setempat ikut mendesak agar perusahaan swasta ini memberi izin pembangunan jaringan listrik yang dibutuhkan masyarakat di dusun itu.

Anggota DPRK Aceh Timur dari Dapil Kecamatan Sungai Raya, Irwanda, berjanji akan menindaklanjuti permintaan warga, terkait izin pembangunan jaringan listrik yang belum dikeluarkan PT PPP.

“Saya minta kepada pihak perusahaan untuk memberikan izin pembangunan jaringan listrik ke Dusun Reformasi, Gampong Paya Ketapang,” katanya.

Menurut Irwanda, sudah sepatutnya warga di Dusun Reformasi mendapatkan aliran listrik, karena luas wilayah dan jumlah penduduknya sudah memenuhi syarat untuk dibangun jaringan listrik.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved