Akhyar Duetkan Septi-Fadhil

Persiraja sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi PS Bintang Jaya di Stadion H Dimurthala

Akhyar Duetkan Septi-Fadhil
Pemain Persiraja menjalani latihan di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Kamis (28/7) sore. SERAMBI/MUHAMMAD HADI 

* Siasati Absennya Fahrizal Dillah

* Jamu PS Bintang Jaya Besok Malam

BANDA ACEH - Persiraja sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi PS Bintang Jaya di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (30/7) malam. Ini menjadi pertandingan ke delapan Lantak Laju dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) Seri B 2016.

Hanya saja, di tarung besok malam, tim berjuluk Laskar Rencong ini harus kehilangan penyerang berbahaya, Fahrizal Dillah yang sedang dibekap cidera kala menyambangi markas PSMS Medan, Sabtu (23/7) lalu. Kondisi itu memaksa sang arsitek Akhyar Ilyas beserta duo asistennya Wahyu AW dan Pelatih Kiper Purwanto, harus mencari alternatif lain. Akhirnya, trio pelatih mueda itu menyiasati kehilangan Dillah dengan menduetkan Septi Heriansyah dan Fadhil Ibrahim di lini depan dalam formasi 4-4-2.

Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas kepada Serambi, kemarin, mengatakan, tim asuhannya sudah siap untuk menjamu PS Bintang Jaya. Segala persiapan sudah dilakukan melalui berbagai latihan selama ini. Pemain juga sangat optimis menghadapi laga kandang pertama di paruh kedua itu.

“Hanya Fahrizal Dillah yang tidak bisa bermain setelah cidera di Medan. Jadi, kemungkinan besar untuk bermain lini depan kita siapkan duet Septi dan Fadhil. Untuk persiapan yang lain tidak ada masalah. Insya Allah semua pemain sudah siap,” ujarnya.

Dikatakan Akhyar, ini partai penting untuk Persiraja yang bertindak sebagai tuan rumah. Pihaknya, akan berusaha untuk maksimalkan pertandingan kandang yang cuma tersisa tiga laga lagi. Karena poin penuh yang diraih di partai kandang akan membuka peluang Lantak Laju untuk berada di papan atas, sekaligus membuka peluang lolos ke babak 16 besar.

“Kita sudah sepakat, semua pemain sudah bekerja keras, sudah siap untuk bekerja semaksimal mungkin, dan bisa memperoleh hasil yang terbaik,” tukasnya usai memimpin latihan tim, kemarin.

Menurut Akhyar, tim pelatih sudah evaluasi hasil dari dua kekalahan dari PSBL Langsa dan PSMS Medan. Sebenarnya, ulas dia, secara permainan Persiraja tak ada masalah, cuma sedikit masalah di konsentrasi pemain serta sedikit blunder kecil yang akhirnya menyebabkan kebobolan tiga gol. “Permainan secara umum tak ada masalah, bahkan di Medan kita bermain bagus. Cuma faktor-faktor kecil yang membuat fatal kemarin,” ulasnya.

“Insya Allah, kita sudah benahi itu semua. Kita berusaha semaksimal mungkn untuk tetap ada di papan atas dan lolos ke babak 16 besar, itu target kita,” tegasnya.

Untuk diketahui, pada putaran pertama Persiraja mampu menahan imbang tuan rumah PS Bintang Jaya dengan skor 0-0 di Stadion Mutiara, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (21/5). Oleh sebab itu, sebagai tuan rumah pastinya Persiraja diharapkan dapat meraih poin penuh dengan jumlah gol yang lebih banyak. Ini penting untuk menjaga tetap kokoh di posisi puncak. Karena PSMS Medan yang meraih 13 poin atau sama dengan Persiraja kini siap untuk menyalip jika Fani Aulia dkk sampai tergelincir.

Kondisi striker andalan Persiraja, Fahrizal Dillah mulai membaik. Dia mulai jogging mengintari lapangan saat rekannya berlatih di dalam lapangan. Ia mengalami cidera kaki kiri saat tim berjuluk Laskar Rencong ditaklukkan PSMS Medan 1-3, di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (23/7) sore.

Amatan Serambi terhadap latihan pemain Persiraja di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, kemarin, Dillah didampingi ofisial tim, Mahmudi berlari mengintari lapangan beberapa kali. Karena mantan pemain Gresik United dan Semen Padang ini masih cidera di kaki kiri. Ini menjadi pertanda baik karena beberapa hari sebelumnya, kaki kiri masih diperban dan sulit berjalan. “Ini masih sakit di tulang,” ujar Fahrizal yang memegang kaki kiri.

Menurut Fahrizal, untuk sementara dirinya hanya bisa memakai sepatu sport. Sedangkan sepatu latihan untuk sepakbola belum dapat digunakan. Karena punggung kakinya masih bengkak dan terasa sakit. Ia berusaha untuk memulihkan kondisinya secepat mungkin untuk dapat segera bermain. Walaupun sangat kecil kemungkinan bisa bermain melawan PS Bintang Jaya. “Udah gatal kaki ini lihat mereka latihan, karena ingin segera main,” ungkapnya.(adi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved