Breaking News:

50 Hektare Sawah Terimbas Air Asin

Sekitar 50 hektare lebih sawah di Desa Lapang Barat, Lingka Kuta, dan Lapang Timu, Kecamatan Gandapura, sejak awal 2016

BIREUEN - Sekitar 50 hektare lebih sawah di Desa Lapang Barat, Lingka Kuta, dan Lapang Timu, Kecamatan Gandapura, sejak awal 2016 terkena rembesan air asin. Akibatnya, petani tak bisa menggarap sawahnya. Petani berharap pemerintah membangun saluran untuk mencegah masuknya air laut ke persawahan, agar mereka bisa kembali menggarap sawahnya.

Tuha Peut Mukim Gandapura, M Taher kepada Serambi, Jumat (29/7) mengatakan, pemerintah hendaknya membangun saluran permanen dan dengan ketinggian memadai, agar saat pasang purnama, air laut tak lagi masuk ke persawahan warga. Sebab, jika terkontaminasi air asin, petani harus menunggu hingga tiga tahun agar kondisi tanah normal kembali.

“Sekarang, di sawah-sawah tersebut daun kangkung tidak tumbuh, pertanda tanah masih mengandung air asin. Secara alamiah, kalau kangkung sudah subur, padi sudah bisa ditanami kembali,” ujarnya.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved